Anggaran Terbatas, Disdukcapil Paser Kurangi Layanan Jemput Bola Perekaman KTP-el ke Pelajar
Nur Pratama July 07, 2026 08:12 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser berdampak pada pelayanan administrasi kependudukan di sektor pendidikan.

Tahun ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paser hanya mampu melaksanakan program jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di satu sekolah.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Paser, M Isnaini Yanuardi menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan program tidak dapat menjangkau seluruh sekolah yang sebelumnya menjadi sasaran pelayanan perekaman KTP-el bagi pelajar.

Baca juga: Disperindagkop UKM Paser Usulkan Satgas Terpadu Atasi Lonjakan Harga LPG 3 Kilogram

"Kemampuan anggaran kami saat ini sangat terbatas. Jadi program jemput bola perekaman KTP-el untuk pelajar, baru bisa dilaksanakan di satu sekolah saja," terang Isnaini, Selasa (7/7/2026).

Sekolah yang telah mendapat pelayanan tersebut ialah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Paser.

Meski demikian, pihaknya belum menutup peluang untuk melanjutkan kegiatan serupa apabila terdapat sisa anggaran pada tahun berjalan.

Disdukcapil Paser akan memaksimalkan anggaran yang masih tersedia agar pelayanan perekaman KTP-el dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain yang belum sempat dikunjungi.

"Kalau nanti ada sisa anggaran yang bisa dimanfaatkan, tentu akan kami prioritaskan untuk melanjutkan perekaman ke sekolah-sekolah lainnya," tambahnya.

Program jemput bola yang dijalankan selama ini, menjadi strategi Disdukcapil Paser dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan ke pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP-el.

Dari layanan itu, siswa tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil Paser untuk melakukan perekaman biometrik.

"Meski cakupannya berkurang, kami pastikan pelayanan perekaman KTP-el tetap dapat diakses masyarakat melalui layanan reguler di kantor dinas, sembari menunggu kemungkinan penambahan kegiatan jemput bola apabila dukungan anggaran yang tersedia," pungkasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.