BMKG Tarakan Beri Peringatan Gelombang Tinggi, Berisiko Bagi Nelayan yang Melaut di Perairan Kaltara
Junisah July 07, 2026 09:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan merilis peringatan dini informasi  ketinggian gelombang yang akan terjadi di perairan Kaltara, Selasa (7/7/2026).

Kepala BMKG Kota Tarakan, M Sulam Khilmi dalam rilisnya menyampaikan tinggi gelombang  berlaku di perairan Tanjung Selor, Perairan Tarakan dan Perairan Nunukan.

"Ketinggian gelombang 1,25 meter sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di tiga wilayah perairan tersebut," kata M Sulam Khilmi.

Adapun ketinggian gelombang diperkirakan berlaku dari tanggal 9 Juli 2026 sampai 11 Juli 2026 pada pukul 08.00 WITA.

Baca juga: BMKG Nunukan Prakirakan Tinggi Gelombang Capai 1,25 Meter, Mulai 13 hingga16 Desember 2024

Ia mengatakan, untuk kondisi sinoptik, pola angin di wilayah perairan Kaltara umumnya bergerak dari Barat hingga Selatan.

 "Kecepatannya berkisar 6-25 knot. Untuk kecepatan angin tertinggi ada terpantau di perairan Tanjung Selor," lanjutnya.

M Sulam Khilmi mengimbau kepada nelayan untuk tetap waspada dan memperhatikan keselamatan berlayar. Dalam hal ini ia menyampaikan kondisi ketinggian gelombang bisa berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

"Dengan catatan berisiko pada perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter," lanjutnya.

Begitu juga berlaku untuk kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.