BANGKAPOS.COM, BANGKA — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bangka Tengah masih bertahan stabil, Selasa (7/7/2026).
Tidak terdapat kenaikan maupun penurunan harga di seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) maupun di tingkat pekebun nonmitra dibandingkan seminggu sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan harga dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bangka Tengah, seluruh pabrik kelapa sawit di daerah tersebut mempertahankan harga pembelian TBS.
Harga tertinggi masih ditawarkan PT Putera Bangka Tani (PBT) yang berada di Desa Belilik, Kecamatan Namang, sebesar Rp3.100 per kilogram.
Selanjutnya, PT Bangka Agro Mandiri (BAM) di Desa Pinang Sebatang menetapkan harga sebesar Rp3.050 per kilogram, disusul PT Perlang Sawitindo Mas (PSM) di Desa Perlang dengan harga Rp3.030 per kilogram.
Sementara PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) di Desa Kemingking masih membeli TBS petani dengan harga Rp3.000 per kilogram.
Keempat pabrik tersebut tercatat tidak melakukan perubahan harga dibandingkan perdagangan pada Senin (6/7/2026).
Selain di tingkat pabrik, harga TBS di tingkat pekebun nonmitra juga menunjukkan kondisi yang sama.
Berdasarkan laporan Petugas Informasi Pasar Kecamatan, tidak ada perubahan harga di enam kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.
Kecamatan Namang masih mencatat harga tertinggi di tingkat petani nonmitra sebesar Rp2.857 per kilogram , disusul Koba Rp2.850 per kilogram, Lubuk Besar Rp2.820 per kilogram, Pangkalan Baru Rp2.817 per kilogram, Simpang Katis Rp2.810 per kilogram, dan Sungai Selan menjadi yang terendah dengan harga Rp2.750 per kilogram.
Meski demikian, selisih harga antarwilayah di Bangka Tengah masih tergolong tipis sehingga memberikan kepastian harga bagi petani sawit.
Berdasarkan data DPKP hingga Selasa (7/7/2026), harga TBS di tingkat pabrik masih berada pada kisaran Rp3.000 hingga Rp3.100 per kilogram, sedangkan harga di tingkat pekebun nonmitra berkisar Rp2.750 hingga Rp2.857 per kilogram.
(Bangkapos.com/Erlangga)