Sepeda Motor dan Alat Pancing Ditemukan di Tepi Sungai Brantas, Warga Tulungagung Dilaporkan Hilang
Samsul Arifin July 07, 2026 11:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Harapan keluarga untuk menemukan NS (46), warga Dusun Karangtengah, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur masih terus berlanjut setelah pria tersebut dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Brantas.

Hingga Selasa (7/7/2026), korban belum ditemukan dan operasi pencarian dijadwalkan dimulai pada Rabu (8/7/2026).

Dugaan korban tercebur ke Sungai Brantas menguat setelah sepeda motor, alat pancing, dan sandal miliknya ditemukan di tepi sungai oleh seorang warga. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Peristiwa hilangnya korban sebenarnya terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, laporan baru diterima Polsek Ngantru pada Selasa (7/7/2026) pukul 14.30 WIB sehingga proses pencarian resmi baru dapat dilakukan keesokan harinya.

Polisi bersama BPBD Tulungagung dan Basarnas kini telah berkoordinasi untuk melakukan operasi pencarian dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan.

Baca juga: Hidup di Bawah Tiang tapi Gelap Gulita, Ratusan Warga Panggungkalak Tulungagung Tagih Janji Listrik

Korban Berpamitan Memancing

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan korban sebelumnya berpamitan kepada istrinya, AY, untuk memancing di Sungai Brantas pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat berangkat, NS mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah sambil membawa perlengkapan memancing.

“Laporan yang diterima Polsek Ngantru, korban hilang saat mencari ikan di Sungai Brantas,” ujar Nanang.

Keluarga mulai merasa khawatir setelah hingga pukul 17.30 WIB korban tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler.

“Keluarga sudah mencari korban di hari itu, tapi tidak ketemu. Warga juga membantu melakukan pencarian,” sambung Nanang.

Motor dan Alat Pancing Ditemukan

Pencarian kembali dilakukan pada Selasa (7/7/2026). Sekitar pukul 12.00 WIB, seorang warga bernama Jayat menemukan sepeda motor milik korban di tepi Sungai Brantas.

Di lokasi yang sama juga ditemukan alat pancing dan sandal milik NS.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ngantru yang langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Dari barang yang ada di lokasi, diyakini korban tercebur di Sungai Brantas. Kejadian ini diteruskan ke BPBD Tulungagung dan Basarnas,” ucap Nanang.

Tim SAR Gabungan Mulai Operasi Pencarian

Operasi pencarian terhadap korban dijadwalkan dimulai pada Rabu (8/7/2026).

Pencarian akan dipimpin personel Pos Basarnas Trenggalek dengan melibatkan BPBD Tulungagung, Tim Rescue Pemadam Kebakaran Tulungagung, serta seluruh potensi SAR yang ada.

Tim gabungan akan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Brantas untuk mencari keberadaan korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.