BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Upaya pemerataan pembangunan, khususnya untuk penerangan ke desa terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan.
Kali ini bekerjasama dengan PLN melalui program listrik desa, Pemkab Balangan merencanakan 14 titik akan dialiri listrik.
Sebagaimana disampaikan oleh Sekda Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, secara keseluruhan, 100 persen desa di Kabupaten Balangan sudah dialiri listrik, namun karena sebagian desa memiliki anak desa atau dusun, lokasi itulah yang belum terjangkau.
"Kelistrikan di Balangan kalau berbasis desa, itu sudah 100 persen, namun ada anak desa yang belum teraliri dan tentu ini menjadi hak masyarakat untuk mendapat layanan yang sama untuk pemerataan bangunan," ujar Fakhriyanto, Selasa (7/7/2026).
Baca juga: DPRD Balangan Soroti Serapan APBD 2025, Ajak Jajaran Eksekutif Evaluasi Kendala Lapangan
Dari 14 titik yang diusulkan lanjut Sekda, ada tiga titik yang menjadi prioritas pada tahun ini, meliputi anak desa di Desa Kusambi Hulu, anak desa di Desa Mamigang dan anak desa di Desa Marajai.
Pembangunan jaringan listrik ini terang Fakhriyanto tidak hanya berfokus pada penyediaan pasokan listrik, melainkan juga adanya peningkatan infrastruktur penujang, mulai dari akses jalan dan jaringan internet agar manfaatnya optimal bagi masyrakat.
Selain itu Pemkab Balangan kada Fakhriyanto juga akan mendorong perizinan yang dibutuhkan oleh PLN agar listrik bisa masuk ke titik yang ditentukan, termasuk untuk perizinan kawasan hutan.
Hal ini ungkapnya akan dilakukan secara bertahap agar nantinya listrik bisa dinikmati seluruh masyarakat.
Sementara itu, Manager UP2K Kalimantan Winardi menerangkan bahwa program listrik desa merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh PLN dengan dukungan anggaran APBN melalui kegiatan Kementerian ESDM.
Baca juga: Duduk Pesoalan Jalur Pendakian Gunung Hauk Balangan Kalsel Sampai Ditutup Sementara
Untuk anggaran yang disiapkan, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu pada 14 titik yang sudah ditentukan, sehingga nantinya akan disiapkan anggaran untuk perlengkapan aliran listrik yang dipasang.
"Kami sampaikan, PLN siap support, sasarannya tergantung Pemerintah daerah, mana yang mitigasi lebih kecil, kita prioritaskan,"
Ia menerangkan pengerjaan pembangunan aliran listrik desa ini akan dimulai pada tahun ini dengan dukungan dari Pemkab Balangan terkait. Harapnya, pelaksanaan program tersebut bisa selesai secepatnya agar masyarakat bisa menikmati jaringan listrik. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)