Adu Banteng PSS Sleman Kontra Borneo FC: Persija Jakarta Bakal Beri Restu 1 Bintangnya Out Kemana?
Lailatun Niqmah July 08, 2026 08:44 AM

TRIBUNWOW.COM - Adu banteng PSS Sleman kontra Borneo FC, Persija Jakarta bakal beri restu 1 bintangnya out kemana?

Dilansir TribunWow.com, Persija Jakarta kini di ambang dilema setelah 1 pemain bintangnya masuk lis bidikan PSS Sleman dan Borneo FC.

Di mana, baik PSS Sleman dan Borneo FC sama-sama merupakan tim dengan histori transfer apik dengan Persija Jakarta.

Sebabnya yakni, PSS Sleman dan Borneo FC sama-sama bidik gelandang bertahan Persija Jakarta asal Brasil, Van Basty Souza yang santer bertahan justru mendadak masuk lis out Macan Kemayoran.

Baca juga: PSS Sleman Makin Rasa Persija Jakarta: Ikon 1 Dasawarsa & Diaspora Macan Kemayoran Semakin Mendekat

Namanya santer didepak Persija Jakarta setelah masuknya pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Uniknya, lagi-lagi, pemain Persija Jakarta dikaitkan dengan PSS Sleman.

Kabar masuknya Van Basty Souza ke dalam lis belanja PSS Sleman dibongkar oleh akun Instagram @focuspersija_, Minggu (21/6/2026).

"Kabarnya Van basty Souza tidak masuk skema Kuch Shin Tae Yong ..

Kemanakah Pelabuhan Berikutnya Sang Pemain ?

Pict hanya pemanis," tulis @focuspersija_.

Musim lalu Van Basty catatkan 29 pertandingan dengan 1 gol dan 3 assist dari 2034 menit bermain.

Tak selang lama, giliran Borneo FC juga tertarik mendatangkan Van Basty dari Persija Jakarta.

Rumor tersebut diunggah oleh akun Instagram, @seputarpemainbola.id, Minggu (5/7/2026).

"Borneo FC dikabarkan menjadikan gelandang tengah asal Brasil, Van Basty Sousa, sebagai target utama pada bursa transfer musim ini! 

Pesut Etam disebut ingin mendatangkan Van Basty Sousa untuk mengisi kekosongan di lini tengah setelah kepergian Kei Hirose, sekaligus memperkuat komposisi skuad menghadapi kompetisi musim depan.

Dengan kemampuan mengatur tempo permainan serta pengalaman yang dimilikinya, Van Basty Sousa dinilai menjadi sosok ideal untuk menambah keseimbangan di sektor tengah Borneo FC," tulis akun tersebut.

Menarik dinantikan bakal kemana kah Van Basty Sousa musim depan.

Mengenal Van Basty Sousa

Van Basty Sousa lahir di Olivedos, Brasil, pada 27 November 1994.

Pemain yang berusia 31 tahun tersebut, saat ini memiliki nilai pasar sebesar Rp4,35 miliar.

Dengan postur 1,84 meter, ia berposisi sebagai gelandang bertahan, tapi Van Basty Sousa juga bisa bermain sebagai gelandang tengah serta bek kiri, dan dominan memakai kaki kiri.

Van Basty Sousa memulai kariernya dari level junior di Campinense U20, lalu naik ke tim senior Campinense-PB sebelum melanjutkan perjalanan ke Brasilia dan kemudian Comercial-MS. 

Setelah itu ia berpindah ke beberapa klub seperti Democrata GV, Itauna-MG, dan Almirante Barroso, lalu berlanjut ke Barra.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke Brasil de Pelotas, dengan sempat dipinjamkan dan kembali lagi, sebelum bergabung dengan Mirassol FC dan Chapecoense. 

Ia juga pernah bermain untuk Vila Nova FC dan Santo Andre, termasuk masa pinjaman di Amazonas FC dan Londrina EC.

Terakhir, ia kembali ke Nautico dan akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta secara bebas transfer, menandai langkah karier barunya di Indonesia setelah perjalanan panjang di berbagai klub Brasil.

Baca juga: Profil Vukasin Vranes, Kiper Asing Persis Solo Resmi Berpisah setelah Terdegradasi ke Liga 2

Profil Van Basty Sousa

Nama lengkap: Van Basty Sousa e Silva

Tanggal lahir / Usia: 27 November 1994 (31)

Tempat kelahiran: Olivedos, Brasil

Tinggi: 1,84 m

Kewarganegaraan: Brasil  

Posisi: Gelandang - Gel. Bertahan

Kaki dominan: Kiri

Agen pemain: Hebrom Fut.

Klub Saat Ini: Persija Jakarta

Bergabung: 1 Juli 2025

Kontrak berakhir: -

Nilai pasar: Rp4,35 miliar.

Statistik Berdasarkan Klub

Brasil Pelotas: 77 pertandingan, 3 gol, 2 asis, 22 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 5.923 menit bermain.

Vila Nova FC: 58 pertandingan, 2 gol, 9 kartu kuning, dan 3.564 menit bermain.

Nautico: 34 pertandingan, 2 gol, 7 kartu kuning, dan 2.705 menit bermain.

Persija Jakarta: 29 pertandingan, 1 gol, 3 asis, 5 kartu kuning, dan 2.034 menit bermain.

Mirassol FC: 19 pertandingan, 3 kartu kuning, dan 1.218 menit bermain.

Almirante Barroso: 15 pertandingan, 1 gol, 4 kartu kuning, dan 1.250 menit bermain.

Chapecoense: 13 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 1.072 menit bermain.

Comercial-MS: 8 pertandingan, 1 gol, 2 kartu kuning, dan 699 menit bermain.

Santo Andre: 6 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 380 menit bermain.

Londrina EC: 5 pertandingan, 3 kartu kuning, dan 370 menit bermain.

Amazonas FC: 4 pertandingan dan 144 menit bermain.

Brasilia FC: 1 pertandingan dan 11 menit bermain.

Statistik Berdasarkan Kompetisi

Liga Nasional: 168 pertandingan, 4 gol, 4 asis, 35 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 11.964 menit bermain.

Kejuaraan Domestik: 17 pertandingan, 3 gol, 4 kartu kuning, dan 1.383 menit bermain.

(TribubWow.com/Adi Manggala S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.