UBB Edukasi Warga Desa Dendang tentang Perlindungan Anak sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Asmadi Pandapotan Siregar July 08, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui tim pengabdian masyarakat menggelar kegiatan Bina Desa bertajuk “Perlindungan Anak sebagai Investasi Masa Depan Bangsa” di Desa Dendang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBB dengan Pemerintah Desa Dendang tersebut menghadirkan akademisi dari Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UBB untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak.

Tim pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Prof Dr. Dwi Haryadi dengan anggota Rafiqa Sari, Reza Adriantika Suntara, M. Yogie Adha, dan Ari Muhammad.

Dalam pemaparannya, M. Yogie Adha menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset dan pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak anak harus menjadi perhatian bersama agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Menurutnya, pemenuhan hak anak sejak usia dini merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Prof Dr. Dwi Haryadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan pemahaman mengenai perlindungan anak ke dalam pemahaman sehari-hari masyarakat.

​"Kami tidak hanya bicara teori. Kami membedah dasar hukum perlindungan anak, memperjelas hak-hak anak yang harus dipenuhi, hingga memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di rumah," kata Prof Dr. Dwi.

​Respons positif datang dari pemerintah desa setempat. Sekretaris Desa Dendang, Dodi Rangga, menyambut hangat inisiatif ini.

Menurutnya, pemahaman mendalam dari para akademisi UBB sangat dibutuhkan agar masyarakat desa lebih melek hukum dan sadar akan peran penting mereka dalam melindungi anak.

​"Kami sangat terbantu dengan sosialisasi ini. Harapannya, pengetahuan yang didapat warga hari ini dapat menjadi fondasi kuat untuk menjadikan Desa Dendang sebagai lingkungan yang lebih peduli terhadap perlindungan anak sebagai investasi jangka panjang," ungkap Dodi.

​Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi hangat dan interaktif. Masyarakat tampak antusias berbagi pengalaman dan berkonsultasi langsung dengan tim UBB, menutup rangkaian kegiatan dengan semangat kolaborasi untuk generasi masa depan yang lebih baik. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.