BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mewacanakan pembangunan SMP Negeri 12 di lahan yang sama dengan pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang di Jalan Kutilang, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan, lahan seluas sekitar lima hektare yang telah disiapkan pemerintah kota akan dibagi menjadi dua kawasan.
Sebagian digunakan untuk pembangunan SMA Negeri 5 yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sementara sebagian lainnya direncanakan untuk pembangunan SMP Negeri 12 Pangkalpinang.
"Nanti SMP Negeri 12 Pangkalpinang akan bersebelahan dengan SMA Negeri 5. Lahannya kita bagi dua, sebagian untuk SMA dan sebagian lagi untuk SMP," kata Saparudin, kepada Bangkapos.com, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, pembangunan SMP Negeri 12 belum akan dimulai tahun ini.
Pemerintah Kota Pangkalpinang masih memprioritaskan pembangunan SMP Negeri 11 yang berlokasi di Selindung.
"Tahun depan insyaallah sudah siap dibangun. Tahun ini kita fokus membangun SMP Negeri 11 dulu, sedangkan SMP Negeri 12 masih dalam tahap perencanaan," ujarnya.
Saparudin menjelaskan, keberadaan SMP Negeri 12 nantinya diharapkan mampu melengkapi kawasan pendidikan di Kecamatan Gerunggang.
Dengan berdirinya SMP dan SMA negeri dalam satu kawasan, akses pendidikan masyarakat, khususnya di Air Kepala Tujuh dan Tuatunu akan semakin mudah.
Ia menilai pembangunan sekolah baru menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah penduduk sekaligus pemerataan layanan pendidikan di Kota Pangkalpinang.
"Harapannya masyarakat memiliki akses pendidikan yang lebih dekat, mulai dari jenjang SMP hingga SMA. Ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan di Kota Pangkalpinang," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah memastikan pembangunan SMP Negeri 11 di kawasan Selindung akan mulai dilaksanakan pada 2026.
Sekolah tersebut ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada 2027.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)