FIFA Luncurkan Penyelidikan atas Dugaan Perlakuan Diskriminatif terhadap IShowSpeed saat Laga Piala Dunia antara Argentina dan Tanjung Verde
Aurora Nightingale July 08, 2026 12:59 PM

FIFA telah memulai penyelidikan terkait dugaan perlakuan diskriminatif yang melibatkan kreator konten asal Amerika Serikat, IShowSpeed, dalam laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Tanjung Verde. Insiden ini menyoroti isu diskriminasi di turnamen tersebut, meskipun juara bertahan kembali meraih kemenangan dramatis.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Stadion Hard Rock, Miami, saat Argentina menang 3-2 melalui perpanjangan waktu atas Tanjung Verde pada 3 Juli. IShowSpeed, yang memiliki nama asli Darren Jason Watkins Jr., hadir di stadion mengenakan jersey Tanjung Verde dan terlihat berkonfrontasi dengan seorang pendukung Argentina dalam rekaman yang disiarkan langsung di kanal YouTube miliknya.

Pria berusia 21 tahun itu, yang memiliki lebih dari 57 juta pelanggan di YouTube dan 53 juta pengikut di TikTok, telah menjadi sosok yang dikenal di ajang Piala Dunia berkat siaran langsungnya. Presiden FIFA Gianni Infantino dan legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic bahkan sempat tampil dalam beberapa siarannya.

FIFA mengecam dugaan perlakuan diskriminatif

FIFA mengonfirmasi bahwa mereka segera bertindak setelah mengetahui adanya dugaan tersebut. “Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa saling menghormati,” demikian pernyataan resmi badan sepak bola dunia itu sebagaimana dikutip oleh BBC. “Turnamen ini menyatukan orang-orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia, dan siapa pun yang bertindak dengan cara yang merusak nilai-nilai ini tidak diterima dalam permainan kami.”

Penyelidikan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah munculnya kontroversi serupa yang membayangi turnamen, ketika kapten Prancis Kylian Mbappe mengecam pernyataan bernada diskriminatif yang dibuat oleh senator Paraguay, Celeste Amarilla, setelah kemenangan Prancis di babak 16 besar. Federasi Sepak Bola Prancis kemudian mengumumkan rencana untuk menempuh jalur hukum atas komentar tersebut.

Argentina kembali tampil heroik di Piala Dunia

Di tengah kontroversi di luar lapangan, Argentina sekali lagi menunjukkan ketangguhannya dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan memastikan tempat di perempat final.

Juara bertahan tersebut sempat berada di ambang tersingkir setelah gol dari Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico membawa Mesir unggul 2-0 dengan hanya tersisa 11 menit waktu normal. Cristian Romero memicu kebangkitan pada menit ke-79, kemudian Lionel Messi menyamakan kedudukan empat menit kemudian melalui gol kedelapannya di turnamen ini, sekaligus memperpanjang rekor menjadi 21 gol di ajang Piala Dunia.

Enzo Fernandez melengkapi kebangkitan luar biasa itu pada masa tambahan waktu untuk menjaga asa Argentina mempertahankan gelarnya.

“Kami memiliki kelompok yang luar biasa, tim yang tidak pernah menyerah apa pun kesulitannya. Kami selalu bersatu,” ujar Fernandez seusai pertandingan.

Selanjutnya, Argentina akan menghadapi Swiss di babak perempat final, saat tim asuhan Lionel Scaloni berupaya meraih gelar Piala Dunia secara beruntun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.