Bupati: IJD Bengkulu Tengah Masuk Tahap Finalisasi, Jalan dan Jembatan Segera Dibangun
Ricky Jenihansen July 08, 2026 01:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) untuk Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini telah memasuki tahap finalisasi secara administratif.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah berharap program dari pemerintah pusat tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2026 guna menambah pembangunan jalan dan jembatan yang belum mampu dibiayai melalui APBD.

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto mengatakan, kemampuan keuangan daerah yang terbatas membuat pemerintah hanya mampu mengalokasikan pembangunan fisik di delapan titik pada tahun ini.

Karena itu, kehadiran program IJD diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Di tengah efisiensi dan celah fiskal yang semakin kecil, kita masih berupaya melaksanakan program pembangunan. Tahun ini kita hanya mampu menyiapkan delapan titik pembangunan jalan dan jembatan. Karena itu kita berharap IJD bisa masuk ke Bengkulu Tengah sehingga titik pembangunan dapat bertambah," kata Rachmat saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, pembangunan melalui IJD sepenuhnya akan dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Provinsi Bengkulu.

Saat ini proses administrasi telah memasuki tahap finalisasi, meski besaran anggaran yang akan dikucurkan pemerintah pusat masih belum ditetapkan.

"Saya belum tahu informasi soal anggarannya, tetapi secara administratif prosesnya sudah sampai tahap finalisasi. Kalau sudah final, besaran anggarannya akan segera kita informasikan," ujarnya.

Rachmat menjelaskan, program tersebut tidak hanya mencakup pembangunan jalan, tetapi juga jembatan.

Pemkab berharap pelaksanaannya dapat dimulai tahun ini, mengingat masih ada jembatan di Bengkulu Tengah yang rusak akibat banjir sekitar empat tahun lalu dan membutuhkan penanganan segera.

Ia juga memastikan pembangunan akses jalan menuju Jembatan Penanding akan dilakukan secara bertahap.

Pemerintah akan menyelesaikan pembangunan jembatan terlebih dahulu sebelum memprioritaskan pembangunan ruas jalan menuju kawasan tersebut.

"Kita fokus satu per satu. Setelah jembatannya selesai, baru kita prioritaskan pembangunan jalannya," tutupnya.

Diketahui, berdasarkan usulan Pemkab Bengkulu Tengah ada beberapa pengerjaan yang akan dibangun lewat IJD dengan besaran Rp 100 Miliar di antaranya yakni pembangunan Jembatan Penanding, Jembatan Taba Pasmah, Jalan Talang Tengah II–Kota Titik, Jalan Durian Demang–Bukit Kandis, Jalan Pungguk Ketupak–Penembang, serta Jalan Sri Kuncoro-Senawar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.