Setia di Appi, Zulkarnain Siap Bawa 20 Surat Dukungan DPD II ke Musda Golkar Sulsel
Ari Maryadi July 08, 2026 02:08 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arief belum menyerah di Musyawarah Daerah XI beringin rindang Sulawesi Selatan.

Zul, sapaan, mengungkapkan masih menyimpan surat dukungan 20 DPD II Golkar kabupaten/kota.

Menurutnya, surat dukungan itu asli diterbitkan 20 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Munafri Arifuddin bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Zul ketua kelas pemenangan Appi dalam 1 tahun terakhir ini.

"Saya sempat mempersilakan kepada 20 DPD II untuk mengambil kembali surat dukungannya, 3 kali saya kasih kesempatan tapi tidak ada yang datang tarik kembali. Bagi saya itu surat dukungan sah, maka saya akan bawa ke Steering Commite untuk mendaftarkan saudara Appi," kata Zulkarnain Arief kepada Tribun Timur Rabu (8/7/2026).

20 DPD II Golkar kabupaten/kota di luar Pinrang, Bone, Barru, dan Parepare.

Zulkarnain melanjutkan 20 surat dukungan itu akan didaftarkan kepada Steering Commite untuk diverifikasi.

"Karena tidak ada DPD II yang ambil kembali surat dukungan itu, maka tim pengacara kami sudah siap untuk berhadapan dengan  SC dan DPP sampai pengadilan, karena itu sesuai Juklak 02," ujar Zul.

Berdasarkan jadwal dari SC, pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel dibuka mulai Senin 13 Juli 2026.

Pengambilan berkas bakal calon dimulai 13 sampai 14 Juli 2026. Kemudian dilanjutkan pengembalian dokumen bakal calon 15 - 17 Juli 2026.

Adapun verifikasi dokumen bakal calon Jumat 17 Juli 2026. Musda XI Golkar Sulsel akan digelar pada Sabtu 18 Juli 2026.

Dalam 1 tahun terakhir, 20 DPD II awalnya memutuskan mendukung Munafri Arifuddin bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Peta politik berubah pada Rabu 24 Juni 2026. Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengeluarkan surat diskresi untuk Ilham Arief Sirajuddin.

4 hari berselang, sejumlah DPD II Golkar kabupaten/kota beralih ke IAS. Sejumlah DPD II Golkar kabupaten/kota menerbitkan surat dukungan kepada IAS.

Zulkarnain Arief mengingatkan SC untuk memverifikasi surat dukungan bakal calon sesuai aturan Juklat Nomor 02.

"Tidak boleh ada gerakan tambahan dilakukan SC, harus patuh kepada aturan organisasi yang telah ditandatangani ketua umum dan sekjen. Ada semua poin-poin petunjuk pelaksanaan, tata cara di situ. Ya sudah kita masukkan saja," ujarnya.

Mantan Ketua Kadin Sulsel itu menegaskan juklak juga mengatur dukungan ganda akan dinyatakan batal.

Karena itu, menurutnya tidak ada ruang untuk memperdebatkan surat dukungan ganda dalam forum Musda.

"Kalau dobel kan di ketentuannya batal dua-duanya, tidak ada lagi istilah dilempar di forum. Juklak 02 tidak ada pembahasan di luar ketentuan yang ada. Tidak ada perdebatan di dalamnya karena sudah ada ketentuan bahwa tidak boleh dobel," tegasnya.

Zulkarnain Arief mengungkap alasan tetap setia bersama Munafri Arifuddin.

Zulkarnain Arief mengaku siap jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menunjuk pelaksana tugas Ketua DPD II Golkar Takalar yang baru.

"Saya bangga dengan Pak Appi sebagai kader Golkar, dia bersedia tetap maju di musda nanti sekalipun yang dihadipi DPP dengan bermodalkan 20 dukungan," kata Zulkarnain.

Masa kepengurusan Zulkarnain Arief genap lima tahun pada Juli 2026 ini.

Politisi berlatar pengusaha itu terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Takalar pada Musda X, Sabtu (17/7/2021) siang.

"Silakan kalau DPP mau Plt-kan saya. Saya tidak takut, saya sudah puluhan tahun di beringin. Saya tidak pernah cari uang di Golkar, justru kita mengabdi membesarkan Golkar," ujar Zulkarnain.

Selama tahun lebih, Zulkarnain jadi ketua kelas pemenangan Appi.

Ia keliling menemui ketua-ketua DPD II Golkar kabupaten/kota.

"Jadi bukan Pak Appi yang mengajukan diri kepada kami untuk dicalonkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel, tapi itu murni aspirasi kami dari bawah agar Golkar bisa kembali berjaya ke depan," ujar Zulkarnain Arief.

Pada awal 2026, Zulkarnain Arief berhasil mengumpulkan 20 dukungan DPD II Golkar kabupaten/kota untuk Appi.

Jadwal Musda Golkar

Sekretaris SC Perlihatkan Surat Penetapan Jadwal Musda Golkar Sulsel dari DPP

Sekretaris Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nasruddin Upel, memperlihatkan surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menetapkan jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.

Surat tersebut menjadi dasar resmi penyelenggaraan Musda XI Partai Golkar Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani.

Nasruddin Upel mengatakan, dengan terbitnya surat penetapan dari DPP, Steering Committee memastikan seluruh perangkat dan materi persidangan telah dipersiapkan sesuai ketentuan organisasi.

"Alhamdulillah, surat penetapan jadwal Musda dari DPP Partai Golkar sudah kami terima. Dengan adanya penetapan ini, Steering Committee memastikan seluruh materi persidangan, tata tertib, mekanisme pemilihan, hingga kelengkapan administrasi Musda telah kami siapkan sesuai dengan ketentuan organisasi," kata Upel kepada Tribun Timur melalui sambungan telepon Senin (6/7/2026).

Menurutnya, tugas SC adalah memastikan seluruh tahapan persidangan berjalan tertib, transparan, dan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi Partai Golkar.

"Kami telah menyiapkan seluruh perangkat persidangan, mulai dari agenda sidang, tata tertib, verifikasi peserta, hingga berbagai materi yang akan menjadi pembahasan dalam Musda. Prinsipnya, dari sisi SC seluruh persiapan sudah siap," ujarnya.

Ia menambahkan, SC terus berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar, DPD I Partai Golkar Sulsel, serta Organizing Committee (OC) agar seluruh rangkaian Musda dapat berlangsung lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti Musda dengan semangat kebersamaan dan menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat soliditas Partai Golkar Sulawesi Selatan," tambahnya.

Sementara itu, kepastian pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sulsel tertuang dalam Surat DPP Partai Golkar Nomor: B-ID5o/DPP/GOLKAR/II/2026 yang ditujukan kepada Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M. Said.

Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Kahar Muzakir dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji.

Dalam surat tersebut, DPP menetapkan Musda XI Partai Golkar Sulsel dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Makassar, dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga serta seluruh peraturan organisasi Partai Golkar yang berlaku.

Musda XI Partai Golkar Sulsel menjadi forum tertinggi di tingkat provinsi untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.