TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama konten kreator sekaligus YouTuber Andra ST mendadak menjadi perhatian publik setelah mobil supercar McLaren 720S yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sukoharjo–Solo, tepatnya di depan Rumah Makan Pak Cipto, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/7/2026) dini hari itu viral di media sosial setelah beredar foto dan video yang memperlihatkan kondisi mobil mewah tersebut hancur hingga terbelah menjadi dua akibat benturan keras.
Di balik insiden tersebut, sosok pengemudi ikut menjadi sorotan.
Pengemudi mobil diketahui bernama Febrian Paundra Alditama (21), yang lebih dikenal publik dengan nama panggung Andra ST.
Andra ST merupakan seorang konten kreator dan YouTuber asal Sukoharjo.
Namanya dikenal luas di media sosial berkat berbagai konten yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, yang telah memiliki jutaan pelanggan.
Popularitasnya sebagai kreator digital membuat kabar kecelakaan yang dialaminya dengan cepat menyita perhatian warganet.
Banyak yang mengaku terkejut melihat kondisi mobil supercar yang dikendarainya mengalami kerusakan sangat parah.
Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Polda Metro Usai Kalah dari Roy Suryo di Praperadilan: Hormati Putusan Hakim
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.45 WIB saat Andra ST mengemudikan McLaren 720S di ruas Jalan Sukoharjo–Solo.
Saat kejadian, Andra ST tidak sendirian. Ia ditemani seorang penumpang bernama Robby Adel Pantjoro (21) yang turut berada di dalam kendaraan ketika kecelakaan terjadi.
Meski kondisi mobil mengalami kerusakan berat hingga terbelah dua, Andra ST dan Robby dilaporkan selamat dari insiden tersebut.
Keduanya hanya mengalami luka ringan dan segera dievakuasi ke RS Indriati Solo Baru untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Sementara itu, kondisi Andra ST sebagai pengemudi serta identitasnya sebagai YouTuber dengan jutaan pelanggan terus menjadi perhatian publik setelah insiden yang menghebohkan tersebut.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan kerusakan parah pada kendaraan maupun sejumlah fasilitas di sekitar lokasi.
Benturan keras membuat mobil McLaren terbelah menjadi dua.
Bahkan aki kendaraan terlepas dan terlempar hingga menghantam bangunan Indomaret di sekitar lokasi, mengakibatkan pintu kaca pecah dan sebagian dinding mengalami kerusakan.
Selain itu, pagar Rumah Makan Pak Cipto, tiang telepon, serta tiang listrik PLN juga mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.
Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo Iptu Ardian Herlinanda menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Sukoharjo–Solo.
Baca juga: Kebenaran Segera Terkuak! Jokowi Dipastikan Hadir di Sidang Dokter Tifa: Membawa Ijazah SD hingga S1
Sesampainya di lokasi, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak pagar rumah makan, tiang telepon, serta tiang listrik secara beruntun.
Benturan yang sangat keras membuat bodi mobil terbelah menjadi dua.
Bagian depan kendaraan terpental ke sisi kanan jalan, membentur pembatas jalan, kemudian kembali bergerak ke kiri hingga berhenti di atas trotoar.
Meski kondisi kendaraan rusak berat mengindikasikan benturan dengan energi yang sangat besar, polisi belum menyimpulkan apakah mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
Saat ini Satlantas Polres Sukoharjo masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sementara itu, pantauan TribunSolo.com, pada Rabu (8/7/2026) pagi pukul 07.15 WIB, kondisi TKP sudah bersih dari sisa-sisa kecelakaan.
Lokasi kejadian juga sudah ditutupi pasir untuk menghilangkan bekas oli berceceran.
Febrian Paundra Alditama atau Andra ST merupakan YouTuber sekaligus konten kreator game asal Sukoharjo.
Pria kelahiran Sukoharjo, 28 Februari 2005, itu kini memiliki sekitar 3,19 juta subscriber di kanal YouTube miliknya.
Konten-kontennya banyak berisi permainan video game dan kerap berkolaborasi dengan kreator lain.
Kesuksesan Andra ST berawal dari masa pandemi Covid-19.
Saat masih duduk di bangku SMA, ia iseng mengunggah video permainan game ke YouTube.
Di luar dugaan, video tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warganet dan ditonton dalam jumlah besar.
Sejak saat itu, Andra mulai aktif membuat konten di YouTube maupun TikTok hingga namanya dikenal luas.
Dalam sebuah kesempatan, Andra mengaku tidak pernah merencanakan menjadi konten kreator.
Namun, ada momen yang membuatnya aktif membikin konten di TikTok dan YouTube.
Popularitas tersebut juga membawa perubahan dalam kehidupan Andra. Selain memperoleh penghasilan dari konten digital, ia mengaku memiliki banyak relasi baru yang mendukung perkembangan kariernya.
Tak hanya dikenal sebagai gamer, Andra ST juga memiliki sejumlah prestasi akademik.
Ia pernah meraih Juara 2 Olimpiade Matematika tingkat SMP, Juara 3 Biologi USA Al Azhar saat SMP, hingga memperoleh nilai 100 pada mata pelajaran Matematika dalam Ujian Nasional tingkat SD.
Andra juga pernah membagikan kisah masa kecilnya yang mengalami kecelakaan cukup parah saat duduk di bangku kelas 3 SD setelah ditabrak sepeda motor.
Menurut pengakuannya, peristiwa tersebut menjadi titik balik yang membuatnya semakin bersemangat belajar hingga akhirnya mampu meraih berbagai prestasi akademik sebelum dikenal sebagai salah satu YouTuber gaming dengan jutaan pengikut.
Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, Satlantas Polres Sukoharjo mengungkap sejumlah fakta baru terkait kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut.
Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya melalui Kanit Gakkum Satlantas, Iptu Ardian Herlinanda, mengungkapkan bahwa mobil yang terlibat kecelakaan merupakan McLaren 720S keluaran tahun 2023.
Meski tergolong kendaraan keluaran beberapa tahun lalu, Ardian menegaskan mobil tersebut bukan merupakan kendaraan bekas atau second hand.
"Ya, jadi mobil ini memang baru dibeli. Keluaran tahun 2023 dan sudah terdaftar di Samsat Sukoharjo," kata Ardian, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Sarwendah soal Isu Pesugihan Gunung Kawi: Gue yang ke Dukun? Kebalik Kali
Menurutnya, kendaraan tersebut didatangkan dalam kondisi baru sebelum akhirnya didaftarkan di Kabupaten Sukoharjo.
"Artinya bukan beli second hand. Kendaraan baru, tetapi memang keluaran tahun 2023," jelasnya.
Selain itu, hasil penyelidikan sementara juga mengungkap bahwa supercar tersebut belum lama berada di tangan pemiliknya.
Polisi memperkirakan kendaraan mewah itu baru dimiliki oleh sang pengemudi sekitar tiga bulan sebelum akhirnya mengalami kecelakaan tunggal yang menyebabkan mobil rusak berat hingga terbelah dua.
"Kalau lama kepemilikannya, kemungkinan sekitar tiga bulan," ujarnya.
Hingga kini, Satlantas Polres Sukoharjo masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sejumlah keterangan saksi serta kondisi kendaraan masih menjadi bagian dari proses penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap insiden yang sempat menghebohkan masyarakat itu.
Fakta bahwa mobil tersebut baru dimiliki sekitar tiga bulan pun turut menjadi sorotan publik, mengingat kendaraan mewah itu mengalami kerusakan sangat parah hanya dalam waktu singkat setelah berada di tangan pemiliknya.
(Tribunnewsmaker.com/TribunSolo.com)