Ade Supriyatna Minta Anak-anak di Depok Tak Takut untuk Bermimpi Jadi Sarjana
Dodi Hasanuddin July 08, 2026 03:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Suasana riang terlihat saat ibu-ibu berkumpul di sebuah rumah di Kelurahan Mekasarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Seolah ada beban yang hilang di pundak ibu-ibu tersebut. Bagaimana tidak, biaya pendidikan bisa teratasi.

Bayangan masa depan sang anak dapat lulus pun terpampang jelas di benak.

Baca juga: Soal Festival Heritage Depok Lama 2026 Ini Kata Ade Supriyatna

Mereka adalah para ibu yang menerima bantuan pendidikan untuk sekolah dasar.

"Alhamdulillah anak saya dapat bantuan pendidikan dari pemerintah. Saya ucapkan terima kasih. Semoga Pak Ade yang memperjuangkannya mendapat pahala yang sebesar-besarnya. Saya doakan yang terbaik buat Pak Ade," kata Siti (42) warga Mekarsari, Cimanggis, Depok.

Perlu diketahui bahwa PIP untuk SD senilai Rp 450.000. Kemudian SMP sebesar Rp 750.000 dan SMA/SMK senilai Rp 1,8 juta.

Baca juga: Ade Supriyatna Minta Ayah di Depok Berperan Aktif dalam Tumbuh Kembang Anak

Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna yang hadir dan memberikan bantuan tersebut menyatakan bahwa program ini menjadi salah satu ikhtiar untuk membantu anak-anak kita agar tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan baik, tanpa terlalu terbebani oleh kendala biaya.

"Alhamdulillah, saya berkesempatan hadir dalam kegiatan sosialisasi dan Penyerahan SK Penerima Program Indonesia Pintar atau PIP Bang Ade S dan Bang Kholid," kata Ade Supriyatna.

Menurut Ade, program ini diharapkan membuat anak-anak di Kota Depok tidak takut bermimpi tinggi. Tidak takut bermimpi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi.

"Jangan takut bermimpi tinggi. Anak-anak kita harus terus semangat belajar, karena selalu ada jalan bagi mereka yang mau berusaha," ujarnya.

Baca juga: Ade Supriyatna Semangat Ikuti Senam Paricara Dharma KORMI Kota Depok

Maka dari itu, lanjutnya, ia meminta kepada para orangtua dan pihak sekolah agar data penerima PIP terus dikawal, terutama di DAPODIK.

Tujuannya agar bantuan ini bisa terus berlanjut saat anak naik jenjang ke SMP, SMA, bahkan mudah-mudahan sampai KIP Kuliah.

"Kita kan punta program satu sarjana satu keluarga. Semoga bantuan ini membawa manfaat, meringankan beban keluarga, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik," tutur Ade Supriyatna.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.