TRIBUNSUMSEL.COM - Hubungan Ruben Onsu dengan putri sulungnya disebut semakin merenggang di tengah polemik pascacerai dengan Sarwendah.
Presenter berusia 42 tahun itu pun mengungkap sosok yang menurutnya ikut memengaruhi perubahan sikap sang anak.
Dalam pernyataannya, Ruben menyinggung Manda, yang disebut sebagai asisten pribadi mantan istrinya, Sarwendah.
Ruben menilai Manda kerap memberikan pengaruh yang tidak baik terhadap putrinya, terutama terkait aktivitas di media sosial.
Ruben mengaku prihatin setelah putri sulungnya sempat melakukan siaran langsung di TikTok dan membaca berbagai komentar warganet yang bernada negatif.
Menurutnya, anak di bawah umur seharusnya tidak dibiarkan terlibat dalam situasi yang berpotensi meninggalkan jejak digital buruk.
Baca juga: Ruben Onsu Kenang Pengorbanannya untuk Jordi Onsu, Ngaku Sakit Hati usai Adik Ancam Bongkar Rahasia
"Katanya jejak digital bahaya, nah yang dia lakukan. Sekelilingnya ngingetin nggak?" ujar Ruben Onsu, dikutip dari YouTube Nanda Persada, Rabu (8/7/2026).
Ruben menegaskan dirinya tidak ingin anak-anaknya dijadikan bagian dari konten di media sosial, terlebih di tengah konflik yang sedang dihadapi keluarga mereka.
"Anak saya bukan properti. Jadi ngerti kagak yang kita bahas ini," kata Ruben.
Ia kemudian menyebut kehadiran Manda justru memperkeruh hubungan dirinya dengan kedua putrinya.
Menurut Ruben, orang-orang di sekitar anak seharusnya memberikan perlindungan, bukan membiarkan mereka terlibat dalam perdebatan publik.
"Coba bayangin segala orang yang kerja sama dia, si Manda udah bikin luka dalam perjalanan dengan anak gue," ucapnya.
Ruben juga menilai aktivitas siaran langsung sambil membaca komentar warganet bukanlah hal yang baik untuk anak.
"Kalau orang punya akal sehat, (live dan baca komentar) itu nggak baik lo untuk anak. Dia komporin terus," lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Ruben mengaku tetap berusaha menghadapi persoalan tersebut dengan ikhlas meski mengaku sangat terpukul.
Ia memilih tetap fokus menjalani hidup dan mendekatkan diri kepada hal-hal positif, meski merasa ada banyak pihak yang telah melukai perasaannya.
"Saya berusaha tersenyum untuk orang yang menyakiti saya itu berat. Tapi karena saya pengin mendekat untuk sesuatu yang baik, jadi ya harus bisa," tutup Ruben.