Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, KAUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis.
Salah satunya dengan memaksimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) PAD untuk menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I., saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Kaur dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (6/7/2026).
Menurut Abdul Hamid, sejak awal kepemimpinan Bupati Kaur Gusril Pausi bersama dirinya, pemerintah daerah telah berkomitmen meningkatkan PAD dari berbagai sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
"Sejak awal kepemimpinan Bupati Gusril Pausi bersama saya, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor tambak udang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dioptimalkan," katanya.
Satgas PAD Optimalkan Potensi Daerah
Abdul Hamid menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kaur telah membentuk Satgas PAD yang bertugas mengidentifikasi, mengkaji, serta menggali berbagai potensi pendapatan daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, keberadaan Satgas PAD diharapkan mampu meningkatkan penerimaan daerah sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Satgas PAD saat ini terus bekerja mengidentifikasi, mengkaji, dan menggali berbagai potensi pendapatan daerah agar dapat dioptimalkan. Harapannya, peningkatan PAD nantinya dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kaur," jelas Abdul Hamid.
Ia menambahkan, sektor tambak udang menjadi salah satu potensi yang terus didorong agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah.
Tindak Lanjuti Masukan DPRD
Dalam rapat paripurna tersebut, tujuh fraksi DPRD Kabupaten Kaur menyampaikan sejumlah pandangan umum terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, termasuk memberikan masukan terkait optimalisasi PAD.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Abdul Hamid memastikan seluruh pandangan dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, seluruh masukan tersebut akan disampaikan kepada Bupati Kaur sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.
"Seluruh masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD akan kami sampaikan kepada Bupati Kaur untuk ditindaklanjuti. Pemerintah daerah menghargai setiap saran dan kritik sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Kaur," ujarnya.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan memberikan jawaban resmi terhadap seluruh pandangan umum fraksi pada rapat paripurna lanjutan sesuai tahapan pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
"Jawaban eksekutif akan kami sampaikan pada rapat paripurna berikutnya. Seluruh poin yang menjadi perhatian fraksi akan kami jawab berdasarkan data dan kondisi yang ada," tutup Abdul Hamid. (Adv)