Psywar Eko Purdjianto Jelang PSMS Medan Vs Port FC di Piala Presiden: Kami Tidak Sekadar Ikut
Ilham Fazrir Harahap July 08, 2026 03:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com – Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto tak gentar akan bertemu juara bertahan Piala Presiden Port FC pada laga perdana penyisihan Grup B Piala Presiden 2026.

Tim berjuluk Ayam Kinantan itu akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi juara bertahan asal Thailand, Port FC, pada Minggu (26/7/2026).

Berdasarkan hasil pembagian grup, PSMS Medan tergabung di Grup B bersama Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Port FC.

Seluruh pertandingan grup tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Baca juga: KPK Geledah 5 Lokasi secara Bersamaan di Langkat setelah Ondim dan Tim Sukses Ditahan

Setelah menghadapi Port FC, skuad asuhan Eko Purdjianto dijadwalkan melawan tuan rumah Persebaya Surabaya pada Rabu (29/7/2026). Selanjutnya, PSMS akan menutup fase grup dengan menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (1/8/2026).

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi meski harus bersaing dengan tim-tim kuat pada turnamen pramusim tersebut.

"Ya seperti sebelumnya, siapa pun lawannya kita tidak takut. Apalagi ini pertandingan pramusim, jadi kita bisa menunjukkan kepada semua orang bahwa kita mampu memberikan perlawanan," ujar Eko kepada Tribun Medan.

Menurut Eko, PSMS tidak datang ke Piala Presiden Elite 2026 hanya untuk meramaikan persaingan. Selain ingin tampil kompetitif, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses mematangkan tim sebelum menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

"Kami di sana tidak akan sekadar ikut. Kami ingin menunjukkan bahwa PSMS bisa bersaing. Di sisi lain, turnamen ini juga tetap menjadi bagian dari proses pematangan tim menuju kompetisi yang sesungguhnya," katanya.

Baca juga: SMeCK Hooligan Siap Kawal PSMS Medan di Piala Presiden Elite 2026, 4 Wilayah Koordinator Diturunkan

Menghadapi laga pembuka kontra Port FC, Eko mengaku telah memotivasi seluruh pemain agar tampil percaya diri dan tidak takut menghadapi juara bertahan tersebut.

"Kita akan melawan Port FC. Saya sudah memotivasi pemain agar jangan takut siapa pun lawan yang dihadapi. Potensi untuk menang tetap ada. Yang jelas, kita akan memberikan perlawanan terbaik kepada mereka," tegasnya.

Piala Presiden Elite 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari persiapan PSMS Medan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Tak Bebani Target Tinggi

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan timnya tidak akan terbebani dengan target tinggi pada ajang Piala Presiden 2026.

Meski harus bersaing di Grup B bersama Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan juara bertahan asal Thailand, Port FC, PSMS memilih menjadikan turnamen pramusim tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Menurut Fendi, seluruh peserta yang tampil di Piala Presiden merupakan tim-tim berkualitas. Karena itu, baginya tidak ada grup yang bisa dianggap lebih ringan dibandingkan grup lainnya.

"Ya hadapi saja. Mau grup kanan atau grup kiri sama saja, lawannya kuat semua dan berat semua," ujar Fendi Jonathan kepada Tribun Medan, Senin (6/7).

Fendi mengatakan, keikutsertaan PSMS di Piala Presiden harus dimanfaatkan sebagai pengalaman berharga bagi para pemain dan tim pelatih. Terlebih, Ayam Kinantan masih dalam tahap membangun kekuatan setelah memulai persiapan menghadapi musim baru.

"Jadikan pengalaman saja buat tim. Anggap saja ini pramusim, jadi kami memang tidak menargetkan apa-apa di Piala Presiden," katanya.

Ia memastikan seluruh pemain yang masuk dalam rencana skuad musim ini akan dibawa ke Surabaya. Turnamen tersebut akan dimanfaatkan tim pelatih untuk melihat perkembangan seluruh pemain sekaligus menyusun komposisi terbaik sebelum Liga 2 dimulai.

"Semua pemain yang akan direkrut nantinya akan kami bawa semua. Ini kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangan tim," ucapnya.

Fendi mengungkapkan, meski persiapan baru berjalan satu pekan, program latihan yang disusun pelatih Eko Purdjianto masih sesuai dengan rencana. Manajemen pun optimistis kondisi tim akan semakin matang karena masih memiliki waktu sekitar tiga pekan sebelum turnamen dimulai.

"Baru beberapa hari latihan, tetapi sejauh ini semuanya masih on schedule. Persiapan berjalan sesuai rencana dan kami masih punya cukup waktu untuk mematangkan tim," ungkapnya.

Jika tidak ada perubahan, PSMS Medan dijadwalkan bertolak ke Surabaya pada 23 atau 24 Juli 2026, beberapa hari sebelum pertandingan perdana Grup B digelar di Stadion Gelora Bung Tomo.

Lebih lanjut, Fendi berharap para pemain tetap tampil maksimal di setiap pertandingan Piala Presiden meski turnamen tersebut hanya dijadikan ajang pemanasan. Menurutnya, menghadapi klub-klub kuat menjadi kesempatan ideal untuk mengukur kemampuan tim sebelum memasuki kompetisi yang sesungguhnya.

"Kalau dari saya, berikan yang terbaik di setiap pertandingan. Memang ini ajang pemanasan, tetapi kami tetap harus menampilkan permainan terbaik. Dari situ kita bisa mengukur sejauh mana kekuatan tim sebagai bekal menghadapi Liga 2," tuturnya.

Fendi kembali menegaskan fokus utama PSMS Medan musim ini adalah mengakhiri penantian panjang untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Karena itu, seluruh rangkaian persiapan, termasuk Piala Presiden 2026, diarahkan untuk mewujudkan target promosi ke Liga 1.

"Target kami jelas, yakni promosi ke Liga 1. Jangan target yang lain-lain. Semua persiapan yang kami lakukan saat ini ditujukan agar PSMS benar-benar siap bersaing di Liga 2 dan bisa mencapai target tersebut," pungkasnya.  

Agendakan Uji Coba

PSMS Medan berencana menghadapi sejumlah klub lokal peserta Liga 4 Sumatera Utara untuk mengukur perkembangan tim selama masa pramusim.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan mengatakan, agenda uji coba merupakan permintaan langsung dari tim pelatih yang dipimpin Eko Purdjianto. Laga-laga tersebut dinilai penting untuk melihat perkembangan permainan tim setelah menjalani program latihan intensif. 

"Akan ada agenda-agenda sparing dengan tim-tim lokal di Sumatera Utara," ujar Fendi.

Meski demikian, ia mengaku jadwal maupun lawan yang akan dihadapi PSMS masih dalam tahap pembahasan. "Belum ada jadwal, lawan juga belum tahu," katanya.

Sementara itu, Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, membenarkan bahwa timnya memang telah menyusun beberapa agenda uji coba selama masa pramusim. Menurut mantan pelatih Persis Solo tersebut, pertandingan uji coba terdekat direncanakan berlangsung di Stadion Mini Disporasu pada Minggu (12/7).

Namun, hingga kini calon lawan belum dapat dipastikan karena masih menunggu komunikasi yang dilakukan asisten pelatih Legimin dengan sejumlah klub lokal. "Belum tahu (lawan), masih menunggu Coach Legimin ini. Kita belum tahu dapat siapa," ungkap Eko.

Eko menjelaskan, pertandingan uji coba menjadi bagian penting dari evaluasi tim menjelang tampil di turnamen pramusim sekaligus sebagai persiapan menuju Liga 2 musim 2026/2027. "Di sela pre-season ini kita ada uji coba untuk melihat sejauh mana perkembangan di latihan," tuturnya.

Ia juga memastikan kerangka tim diperkirakan sudah mulai terbentuk saat laga uji coba berlangsung, termasuk kehadiran para pemain asing yang sedang dalam proses bergabung. "Ya, rencana minggu ini sudah bergabung, baik pemain asing yang trial dan sebagainya," katanya.

Eko mengungkapkan, PSMS berencana menggunakan empat hingga lima pemain asing untuk mengarungi kompetisi musim ini. Beberapa di antaranya akan menjalani masa trial sebelum diputuskan mendapatkan kontrak. "Rencana 4-5 pemain asing," ujarnya.

Dalam laga uji coba nanti, seluruh pemain yang telah bergabung bersama tim akan diberikan kesempatan bermain. Hal itu dilakukan agar tim pelatih bisa menilai perkembangan individu maupun kekompakan tim setelah menjalani latihan. "Semua kita mainkan untuk melihat sejauh mana perkembangan tim," ucapnya. 

(Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.