4.473 Warga Bangka Selatan Dapat Jaminan Kesehatan dari CSR Perusahaan
Ajie Gusti Prabowo July 08, 2026 05:50 PM

TOBOALI, BABEL NEWS - Sebanyak 4.473 warga di Kabupaten Bangka Selatan, menjadi sasaran penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pemanfaatan dana CSR. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, memperkuat upaya perluasan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin dengan menggandeng dunia usaha melalui pemanfaatan Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR). 

Staf Ahli Bupati Bangka Selatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Firmansyah, mengatakan strategi tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat. 

"Strategi yang kami tempuh adalah membangun sinergi dengan dunia usaha melalui pemanfaatan dana CSR untuk mendukung program pembiayaan JKN, khususnya bagi masyarakat miskin dan rentan miskin," ujar Firmansyah, Selasa (7/7).

Firmansyah menjelaskan, pembahasan draf PKS dilakukan untuk menyelaraskan mekanisme kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Kesepahaman itu nantinya menjadi dasar pelaksanaan program pembiayaan JKN yang bersumber dari alokasi dana CSR perusahaan pada tahun 2026. Pemerintah ingin seluruh proses berjalan sesuai ketentuan agar pelaksanaannya efektif dan tepat sasaran.

Dirinya menegaskan kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Kepastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas menjadi aspek penting agar seluruh pihak memiliki kepastian hak dan kewajiban. 

"Bantuan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pemberian semata, tetapi juga mengedepankan tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas," tegas Firmansyah.

Firmansyah yakin kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang layak. "Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Kesehatan, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," pungkas Firmansyah. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.