Radio Blambangan Banyuwangi Kini Hadir di Ruang Digital
Haorrahman July 08, 2026 05:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Blambangan FM Banyuwangi kini merambah ruang digital. Program-program Radio Blambangan kini tidak hanya bisa didengarkan melalui frekuensi radio analog, tetapi juga disiarkan secara langsung (live streaming) melalui website dan kanal media sosial.

Asisten Administrasi Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso mengatakan sebelumnya kekuatan radio terletak pada audio dan imajinasi pendengar terhadap sosok penyiar. Namun, perkembangan teknologi mengubah perilaku audiens yang kini lebih menyukai konten audio visual. 

"Radio Blambangan mengadopsi konsep multiplatform di ruang diital. Tidak hanya untuk memperkuat eksistensi radio. Namun sekaligus menjangkau audeins setia Blambanan di perantauan sekalius menggaet pendengar baru generasi muda yang akrab dengan medsos,”  kata Budi.

Baca juga: Konsep Baru, BEC 2026 Usung Tema Perang Bayu, Angkat Heroisme Rakyat Blambangan

Program-program  Radio Blambangan bisa diakses 24 jam melalui website radioblambangafm.com. Interaksi tatap muka berupa chat komentar dan request lagu bisa juga diakses audiens melalui live streaming program-program unggulan radio baik melaui Instagran, Facebook dan Tik-tok 

Di antaranya live streaming Program Isuk- Isuk setiap jam 07.00 – 09.00 wib, Vemale Program jam 09.00 – 12.00 wib, Program  Young n Choice jam 13. 00 -16.00 wib, Program Goyang suka-suka jam 18.00 – 20.00 wib dan Program Dua Dekade jam 20.00 – 22.00 wib.

Baca juga: Wisata Terus Tumbuh, Kunjungan Penumpang Kereta ke Banyuwangi Tertinggi di Wilayah Daop 9

Melalui kolom komentar live streaming, para pendengar bisa langsung mengobrol dengan penyiar. Bahkan, dalam beberapa program khusus, Radio Blambangan memanfaatkan fitur live joint di media sosial, memungkinkan pendengar dari berbagai pelosok Banyuwangi  bertatap muka langsung secara virtual dan berbagi cerita.

“Bahkan pendengar Radio Blambangan dari luar negeri seperti para rekan pekerja migran sering memanfaatkan platform ini untuk berbagi cerita dan melepas kangen pada Banyuwangi,” ujar Budi.

Meski bertransformasi secara digital dan modern, Radio Blambangan berkomitmen untuk tidak meninggalkan akar budaya lokal. Konten-konten kebudayaan Banyuwangi, lagu-lagu Osing, hingga informasi seputar program pembangunan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi menu utama yang dikemas secara kekinian agar ramah bagi generasi muda (Gen Z dan Milenial).

“Dengan strategi di ruang digital ini, Radio Blambangan berhasil membuktikan diri bukan sekadar media bernostalgia, melainkan ruang kumpul digital yang dinamis, interaktif, dan tetap dicintai oleh lintas generasi di Banyuwangi,” tambah Budi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.