BOLASPORT.COM - Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang akan tampil pada Japan Open 2026 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, 14-19 Juli.
Sejak Gregoria Mariska Tunjung rehat dari sakit vertigo hingga mengundurkan diri dari pelatnas PBSI, pemain yang akrab disapa Putri KW sering berjuang sendirian pada turnamen level atas karena pemain di bawahnya memiliki jarak cukup jauh dalam peringkat.
"Persiapan Japan Open, Alhamdulilah semua berjalan dengan lancar. Dari teknik dan fisik sudah ditambah dari sebulan yang lalu," kata Putri KW kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
"Soal persaingan pastinya 4 besar, An Se-young, Wang Zhi Yi, Akane (Yamaguchi), dan Chen Yu Fei masih lawan tertangguh. Target saya mencapai semifinal."
Tak bisa dipungkiri, pemain berusia 23 tahun ini mengakui bahwa dia kesulitan mencari sparring partner karena sering tampil sendiri pada turnamen level Super 500 ke atas,
"Iya sebenarnya agak kesulitan karena setiap pertandingan selalu sendiri. Tidak ada partner untuk tes lapangan maupun latihan. Agak sedikit kesulitan, tetapi mau bagaimana lagi," ujar Putri KW.
"Menyiasatinya dari sektor banyak yang membantu dari ganda putri dan ganda campuran. Tapi sering membantunya dari ganda putri mulai formasi 2-1 dan game 21."
"Harapannya kayak Thalita, Dhinda bisa menyusul, Chiara, dan Mutiara. Semoga mereka di turnamen Super 300 bisa juara dan mengumpulkan banyak poin sehingga tidak harus melalui babak kualifikasi langsung ke babak utama."
Putri KW akan memulai perjuangan pada turnamen Super 750 tersebut dengan menghadapi Zhang Bei Wen (Amerika Serikat).
"Terakhir bertemu Zhang di Malaysia. Menurut saya kalau dari segi umur lumayan senior. Namun, tangan dan variasi pukulan seperti Kak Gregoria. Dia cukup menyulitkan," ujar Putri KW.
Sektor tunggal putri juga kehilangan anggotanya karena Ester Nurumi Tri Wardoyo pindah ke sektor ganda putri.
"Cukup kaget ya (Ester pindah ganda putri). Mungkin itu pilihan Ester juga, tetapi yang disayangkan menurut saya terakhir kali di beregu Uber Cup cukup membantu saya mendapat poin dari tunggal. Sayang saja sih, tetapi itu pilihan dia seperti ya tidak apa-apa," tutur Putri.
"Soal pindah sektor saya tidak tahu. Mungkin pembicaraan privasi Ester dan pelatih."
UNDIAN WAKIL INDONESIA PADA BABAK PERTAMA JAPAN OPEN 2026.
Tunggal putra
Jonatan Christie (4) vs Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand)
Alwi Farhan vs Kenta Nishimoto (Jepang)
Moh Zaki Ubaidillah vs Rasmus Gemke (Denmark)
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani (6) vs Beiwen Zhang (Amerika Serikat)
Ganda putra
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa (Jepang)
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (6) vs Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin (Taiwan)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (2) vs Christo Popov/Toma Junior Popov (Prancis)
Ganda putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan)
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Rui Hirokami/Sayaka Hobara (Jepang)
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China/2)
Ganda campuran
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Yuta Watanabe/Maya Taguchi (Jepang)
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis/6)