Ternyata Makanan Viral Indonesia Ini Diadaptasi dari Kuliner China
Joko Widiyarso July 08, 2026 08:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai makanan viral bermunculan di Indonesia. 

Kehadirannya pun semakin cepat dikenal masyarakat berkat media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Tak sedikit jajanan yang awalnya hanya dijual di beberapa tempat, kemudian dalam waktu singkat menjadi tren dan banyak dibuat oleh pelaku usaha kuliner di berbagai daerah.

Menariknya, tidak semua makanan viral tersebut merupakan kuliner asli Indonesia.  Beberapa di antaranya ternyata merupakan hasil adaptasi dari makanan khas China yang kemudian dimodifikasi agar sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

Tidak ada catatan pasti mengenai siapa yang pertama kali memperkenalkan tren kuliner tersebut ke Indonesia. Namun, pengaruh budaya dan kuliner masyarakat Tionghoa yang telah lama berkembang di Indonesia turut berperan dalam memperkenalkan berbagai hidangan tersebut.

Lantas, apa saja makanan viral di Indonesia yang ternyata terinspirasi atau diadaptasi dari kuliner China? Berikut daftarnya.

1. Gohyong atau Ngohiong

Gohyong Ayam
Gohyong Ayam (Pinterest.com)


Gohyong atau Ngohiong berasal dari hidangan khas masyarakat Hokkien dan Teochew yang dikenal dengan nama Ngo Hiang atau Loh Bak.

Hidangan aslinya menggunakan daging babi cincang yang dibumbui bubuk lima rempah (five spice powder), kemudian dibungkus menggunakan kulit tahu dan digoreng.

Di Indonesia, gohyong diadaptasi menjadi versi halal dengan menggunakan daging ayam dan sapi. 

Selain itu, penyajiannya juga disesuaikan dengan selera lokal, yakni disiram kuah asam manis pedas dan disajikan bersama cabai rawit hijau.

2. Tanghulu

1765808040
Jajanan Viral Indonesia Tanghulu yang di adaptasi dari jajanan tiongkok

Tanghulu merupakan jajanan tradisional dari China Utara, terutama wilayah Beijing, yang sudah dikenal sejak masa Dinasti Song. 

Makanan ini dibuat dari buah hawthorn yang ditusuk seperti sate, kemudian dilapisi sirup gula hingga mengeras.

Karena buah hawthorn cukup sulit ditemukan di Indonesia, tanghulu kemudian dibuat menggunakan buah yang lebih mudah diperoleh, seperti stroberi, anggur, kiwi, hingga jeruk mandarin. 

3. Cromboloni dengan Saus Celup

RESEP Cromboloni Roti Tawar
RESEP Cromboloni Roti Tawar (cookpad.com)


Meski croissant berasal dari Prancis, tren menikmati pastry dengan saus celup coklat atau matcha lebih dulu populer di berbagai kafe di China sebelum akhirnya dikenal luas di Indonesia.

Tren tersebut kemudian berkembang menjadi cromboloni, perpaduan croissant dan bomboloni yang sempat ramai diburu masyarakat. 

Berbagai toko roti menghadirkan versi dengan isian melimpah serta berbagai topping yang menarik perhatian.

4. Dimsum Mentai dan Dimsum Goreng Krispi

Dimsum goreng keju dengan tekstur renyah dan keju lumer di dalamnya.
Dimsum goreng keju dengan tekstur renyah dan keju lumer di dalamnya. (pinterest)


Dimsum merupakan hidangan khas Guangdong atau Kanton yang biasanya disajikan sebagai teman minum teh. 

Jenis yang paling populer di Indonesia antara lain siomay dan hakau.

Seiring berkembangnya tren kuliner, dimsum mengalami berbagai modifikasi. Salah satunya adalah dimsum mentai yang dipadukan dengan saus mentai, serta dimsum goreng krispi yang disajikan bersama sambal atau saus pedas manis.

5. Chili Oil

20260807 - Chili Oil
Chili Oil kondimen pelengkap makanan viral indonesia khas China


Chili oil atau minyak cabai merupakan pelengkap makanan yang sangat populer dalam kuliner Sichuan dan Shaanxi. 

Cita rasanya identik dengan perpaduan rempah, minyak wijen, dan sensasi pedas khas merica Sichuan.

Di Indonesia, chili oil berkembang menjadi pelengkap berbagai makanan, mulai dari mie ayam, bakso, dimsum, hingga cireng. 

Versi lokal biasanya menggunakan lebih banyak bawang putih goreng, cabai kering, dan ebi agar menghasilkan rasa gurih serta pedas yang lebih sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.

6. Mixue

Produk es krim di gerai es krim Mixue Jogja
Produk es krim di gerai es krim Mixue Jogja (DOK. Instagram Mixue Indonesia)

Mixue merupakan jaringan minuman dan es krim asal China yang berasal dari Kota Zhengzhou, Provinsi Henan. 

Gerai ini dikenal lewat es krim soft serve dan minuman teh dengan harga yang terjangkau.

Saat hadir di Indonesia, Mixue dengan cepat menjadi tren dan membuka banyak gerai di berbagai daerah. 

Selain menawarkan menu andalan dari negara asalnya, beberapa pilihan minuman juga disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia, terutama pada tingkat kemanisan dan variasi rasa buah yang lebih beragam.

(MG ABIL PRAMUDYA)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.