Indonesia Merdeka Sudah 81 Tahun, Warga Komba-Komba Selayar Masih Sulit Dapat Jaringan HP
Ari Maryadi July 08, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNSELAYAR.COM, PASSIMARANNU- Masyarakat pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan tidak hanya mengalami ketertinggalan sarana dan prasarana.

Namun masyarakatnya juga saat ini sedang mengalami kesulitan mendapatkan jaringan internet seluler.

Seperti warga di Desa Komba-Komba, Kecamatan Pasimarannu belum mendapatkan maksimal jaringan seluler.

Warga hanya mendapatkan jaringan internet seluler dari pihak operator seluler pagi hari hingga sore hari.

Padahal Indonesia sudah menuju 81 tahun kemerdekaan pada 17 Agustus 2026 bulan depan.

"Kalau sudah sore jam 5 sampai malam hilangmi. Bahkan biasa juga siang hari sudah hilang," kata Parman, warga Komba-Komba saat menghubungi TribunSelayar.com, Rabu (8/7/2026).

Menurut Parman, belum maksimalnya jaringan tersebut membuat masyarakat mengalami keterbatasan.

Termasuk para pengusaha kecil, terbatas berkomunikasi.

"Kalau kita mau jualan dan membutuhkan jaringan internet terbatas," ungkap Parman.

Tak hanya itu jika terdapat keluarga yang sakit di malam hari maka sangat kesulitan.

Desa Komba-Komba memiliki jumlah penduduk sebanyak 729 jiwa.

Jarak waktu tempuh dari pusat ibukota Kecamatan Pasimarannu menelan waktu 3 jam perjalanan laut (perahu atau kapal kayu).

Sementara dari ibukota Benteng Selayar menelan waktu 10-11 jam waktu normal.

Desa Komba-komba terletak di wilayah kepulauan terluar. 

Jaraknya sekitar 119 mil dari Kota BentengvSelayar.

Penerangan di pulau ini menggunakan mesin genset. 

Sebagian warga menggunakan listrik tenaga surya.

Parman berharap agar ada perhatian pemerintah pusat di Jakarta mengadakan jaringan internet seluler permanen.

Pendapatan masyarakatnya sebagian besar dari hasil nelayan.

Sedang pendapatan dari pertanian, berasal dari kelapa dan jambu mente. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.