TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Upaya warga yang terdampak kebijakan Zona Merah di Kota Jambi terus berlanjut.
Melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, sejumlah perwakilan masyarakat dijadwalkan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI.
Pertemuan atau hearing di hadapan wakil rakyat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7/2026) pukul 13.00 WIB di Gedung DPR RI.
Ketua Divisi Advokasi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Suhatman Pisang, mengatakan seluruh bahan yang akan dipaparkan kepada BAM DPR RI telah dipersiapkan.
"Ya, kami melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi akan hearing dengan BAM DPR RI. Rencananya dilaksanakan pada Kamis pukul 13.00 WIB," kata Suhatman, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, keberangkatan rombongan ke Jakarta sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat.
Warga secara sukarela urunan mengumpulkan dana agar perjuangan memperjuangkan hak mereka tetap berjalan.
"Kami sudah siapkan materi yang akan disampaikan dan siap berangkat, walaupun kami harus menyumbang untuk keberangkatan ini.
"Bagi kami ini adalah upaya perjuangan yang tak kenal lelah. Kami berharap perjuangan di tingkat pusat dapat memberikan hasil terbaik bagi lebih dari 20 ribu warga yang terdampak," ujarnya.
Penggerak Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Derry Anandia, menilai agenda hearing bersama BAM DPR RI menjadi tahapan penting dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat terdampak.
"Ini adalah langkah perjuangan kami yang naik level. Tidak sia-sia kami merintis lobi ke DPR RI.
"Ini merupakan jawaban konkret atas surat dan kedatangan kami sebelumnya ke DPR RI," katanya.
Rombongan warga dijadwalkan berangkat menuju Jakarta menggunakan bus.
Seluruh kebutuhan biaya perjalanan diperoleh dari hasil donasi sukarela masyarakat.
Salah seorang penggerak Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Asep Mulyana, mengatakan pengumpulan dana dilakukan secara swadaya melalui sumbangan masyarakat.
"Kami kumpulkan sumbangan sukarela melalui donasi," ujarnya.
Perjuangan warga juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari kelompok emak-emak yang berinisiatif menyiapkan bekal makanan bagi rombongan selama perjalanan menuju Jakarta.
Aktivis perempuan Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Endang Kusumawardhani, mengatakan para ibu akan menyiapkan nasi beserta lauk sederhana sebagai bekal perjalanan.
"Berangkat nanti emak-emak akan membungkus nasi dan lauk seadanya sebagai bekal perjalanan. Saya akan menggerakkan emak-emak untuk ikut berpartisipasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, M Makin, berharap langkah yang ditempuh melalui jalur parlemen dapat menjadi jalan keluar atas persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
"Perjalanan perjuangan ini masih panjang. Kami berharap pihak yang berkompeten menyadari kekeliruan mereka.
"Semoga perjuangan melalui parlemen ini dapat memfasilitasi kami sehingga menghasilkan keputusan yang berpihak kepada rakyat," tuturnya.
Selama ini, Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi memperjuangkan penyelesaian persoalan pemblokiran Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dinilai berdampak terhadap ribuan bidang tanah dan puluhan ribu warga di Kota Jambi.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Daftar 15 Pejabat Masuk Tiga Besar Lelang Jabatan Eselon II Pemprov Jambi
Baca juga: Mobil Putih Berisi Ekstasi Berhenti di The Hok dan Penyergapan Tengah Malam
Baca juga: Duka di Perjalanan Pulang, Travel Palembang-Jambi Tabrakan dengan Truk di Muba