Breaking News: Wanita Tewas di Parit Persawahan Sumenep, Polisi Selidiki Luka di Leher dan Kepala
Dwi Prastika July 08, 2026 09:22 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Seorang perempuan ditemukan tewas di area parit persawahan di Dusun Rombu Polalang, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Polisi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan sejumlah luka pada tubuh korban dan kini masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Korban diketahui bernama Buyani (45), warga Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka di bagian belakang leher serta luka robek dan luka sayat di belakang kepala yang diduga berkaitan dengan tindak kekerasan.

Meski keluarga menolak autopsi, penyidik memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Sehari-hari, korban bekerja sebagai petani.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, melalui Kapolsek Gapura, Iptu Suki, mengatakan, penemuan jasad korban bermula ketika warga melihat tubuh korban berada di parit persawahan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Baca juga: Kasus Jasad Wanita di Sumur Mati Probolinggo Temui Titik Terang, Polisi Amankan 2 Pria

Setelah menerima laporan, personel Polsek Gapura bersama anggota Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Gapura langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus pemeriksaan awal terhadap korban.

"Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan luka pada bagian belakang leher, serta luka robek dan luka sayat di belakang kepala yang diduga berkaitan dengan adanya tindak kekerasan. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, jenazah dilakukan Visum et Repertum (VER)," ungkap Iptu Suki.

Keluarga Tak Setuju Autopsi

Meski demikian, keluarga korban memilih tidak memberikan persetujuan untuk dilakukan autopsi.

Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban.

Baca juga: Kejanggalan Terungkap, Sang Kekasih Diduga Rekayasa Penemuan Jasad Merinda di Lumajang

Kendati autopsi tidak dilakukan, polisi memastikan penyelidikan tetap berjalan.

Sejumlah langkah telah ditempuh penyidik, mulai dari membuat laporan polisi Model A, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta hasil visum, memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep.

"Penyebab pasti kematian Buyani masih didalami oleh penyidik," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.