Pilu Pria Bandung Hilang Diduga Diseret Buaya di Banyuasin Saat Perbaiki Kapal, Korban Akan Menikah
Talitha Daren July 08, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pemuda asal Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Sungai Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.

Korban diketahui bernama Ipan Nurzaman (25), yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) dini hari saat Ipan bersama tiga rekannya sedang memperbaiki perahu di tepi sungai. 

Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan bahwa korban merupakan warganya yang tinggal di wilayah RW 10.

Ia juga mengungkapkan bahwa keluarga korban telah berangkat ke Sumatra Selatan untuk mengikuti perkembangan pencarian secara langsung.

Menurut Imam, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama aparat setempat dan warga di sekitar lokasi kejadian.

Hingga Rabu (8/7/2026), korban belum berhasil ditemukan. Peristiwa tersebut semakin menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik korban melompat ke sungai beredar luas di media sosial.

Dalam video itu, Ipan sempat terlihat muncul ke permukaan air sebelum akhirnya menghilang dan diduga diseret seekor buaya.

Insiden tragis tersebut pun mengundang keprihatinan masyarakat sekaligus menjadi pengingat akan bahaya beraktivitas di kawasan sungai yang menjadi habitat satwa liar.

Baca juga: Senter Jadi Kunci Penemuan Jasad Kakek B di Tambak, Ternyata Sebagian Tubuh di dalam Perut Buaya

Proses Pencarian Melibatkan Banyak Pihak

Imam menuturkan, saat ini proses pencarian terhadap Ipan masih berlangsug di sekitar lokasi. Pencarian melibatkan tim SAR, pihak kecamatan, hingga warga setempat.

"Sampai tadi saya telepon belum ditemukan, masih proses pencarian," tuturnya.

Ipan Nurzaman tenggelam dan dinyatakan setelah diseret buaya pada Senin (6/7/2026) dini hari. Saat itu, Ipan bersama tiga orang temannya tengah memperbaiki perahu di pinggir sungai.

Detik-detik Ipan melompat ke sungai terekam oleh kamera CCTV hingga viral di media sosial. Dari rekaman CCTV, terlihat Ipan sempat muncul ke permukaan air sesaat setelah terjun dari dermaga. 

Dalam hitungan detik, Ipan kemudian tenggelam dan diduga kuat diseret oleh buaya.

Baca juga: Nasib 16 Wanita di Tanjung Priok, Jakarta Dijual Mucikari ke Pria Buaya Darat: Diimingi Jadi Pegawai

PRIA TERSERET BUAYA - Pilu pemuda asal Bandung hilang diduga diseret buaya di Banyuasin saat memperbaiki kapal (Tribun Trends/Istimewa via Tribun Jabar)

Mempersiapkan Pernikahan

Dilansir Sripoku.com, di balik musibah yang menimpanya, Ipan ternyata tengah mempersiapkan pernikahannya.

Pria muda tersebut diketahui sudah bertunangan dengan perempuan pujaan hatinya dan berencana melangsungkan pernikahan tiga bulan lagi.

Kepala Desa Teluk Betung, Muhammad Ali, mengatakan kabar tersebut diperoleh dari keluarga dan orang-orang terdekat korban.

"Dia katanya sudah tunangan dan persiapan akan menikah. Katanya tiga bulan dari sini akan menikah yang calonnya juga orang Bandung," ujar Muhammad Ali, Rabu (8/7/2026).

Diketahui, Ipan baru tinggal sekitar empat bulan di Desa Teluk Betung.

Sebelumnya, ia bekerja di sebuah perusahaan sebelum akhirnya memutuskan berhenti dan bergabung bekerja bersama keluarga angkatnya di desa tersebut.

Keluarga korban dari Bandung juga telah tiba di Desa Teluk Betung untuk mengikuti proses pencarian.

Ayah korban bersama dua anggota keluarga lainnya ikut memantau sekaligus berharap Ipan segera ditemukan.

Baca juga: Nasib 16 Wanita di Tanjung Priok, Jakarta Dijual Mucikari ke Pria Buaya Darat: Diimingi Jadi Pegawai

"Bapaknya sama adik ipar, keluarganya ada tiga orang sudah datang. Mereka juga ikut mencari dan rencananya, bila korban sudah ketemu akan langsung dibawa pulang ke Bandung," kata Muhammad Ali.

Hingga Rabu (8/7/2026), pencarian terhadap Ipan Nurzaman masih dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat.

Berbagai metode diterapkan, mulai dari penyisiran sungai secara manual hingga upaya spiritual yang dipercaya masyarakat setempat.

Muhammad Ali berharap doa dari seluruh masyarakat Banyuasin agar korban segera ditemukan sehingga keluarga dapat memperoleh kepastian.

"Ini kami akan berangkat untuk kembali melakukan pencarian. Semalam sudah dilakukan pencarian, tetapi belum ada hasil," pungkasnya.

(TribunTrends/TribunMedan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.