TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Bagi sebagian orang, menari atau dance hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang.
Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Zefanya Maindara.
Perempuan muda kelahiran Manado, 14 November 2003 ini berhasil mengubah hobinya menari menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka berbagai peluang di dunia hiburan dan kreatif.
Baca juga: Cewek Manado Rebecca Stevani Momor Bagikan Tips Agar Tak Buang Waktu: Kesempatan Tak Datang Dua Kali
Kecintaannya terhadap dunia dance sudah tumbuh sejak usia muda.
Berawal dari ketertarikan mengikuti berbagai tren tarian dan belajar secara mandiri, Zefanya terus mengasah kemampuan hingga semakin percaya diri tampil di depan publik.
“Saya selalu belajar hal baru saat menari. Mempelajari gerakan dan teknik dari yang mudah sampai yang sulit membuat saya selalu merasa tertantang saat menari dan menurut saya ini berpengaruh dalam meningkatkan kreativitas. Hal ini yang membuat saya suka menari,” ujar
Mahasiswa semester akhir fakultas ilmu budaya jurusan sastra inggris Unsrat ini.
Seiring berjalannya waktu, kemampuan yang dimilikinya mulai menarik perhatian.
Ia pun mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam berbagai kegiatan, mulai dari acara hiburan, promosi, hingga konten digital yang semakin berkembang di era media sosial.
“Saya bersyukur sering tampil di berbagai lomba dan event,” tutur cewek yang bercita-cita jadi news anchor ini.
Menurut Zefanya, menekuni dunia dance membutuhkan proses panjang.
Tidak cukup hanya memiliki bakat, tetapi juga harus dibarengi dengan disiplin, latihan yang konsisten, serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan tren.
“Dance bukan hanya soal bisa menari, tetapi juga bagaimana kita terus berkembang, menjaga konsistensi, dan memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Kata dia, hobi yang sebelumnya hanya dilakukan untuk kesenangan pribadi kini mampu memberikan penghasilan.
“Lumayan sudah ada penghasilan, dari hobi ini,” ungkapnya.
Zefanya mengaku pernah menghadapi tantangan berupa rasa kurang percaya diri, persaingan yang semakin ketat, hingga tuntutan untuk terus menghadirkan karya yang kreatif.
Namun, berbagai tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Baginya, konsistensi merupakan kunci agar tetap mampu bertahan di dunia kreatif yang terus berkembang.
“Saya juga terus mempelajari berbagai teknik baru dan mengikuti perkembangan tren agar penampilannya tetap relevan dengan kebutuhan industri hiburan saat ini,” pungkasnya. (FER)