Laporan Jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat memastikan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 telah mencapai sekira 80 persen.
Sejumlah tahapan yang melibatkan tuan rumah penyelenggara maupun Cabang Olahraga (Cabor) disebut telah berjalan sesuai rencana.
Sekretaris Umum (Sekum) KONI Jawa Barat, Gianto Hartono mengatakan, kini panitia hanya tinggal menyelesaikan sejumlah persoalan teknis agar pelaksanaan pesta olahraga terbesar di Jawa Barat itu berlangsung tanpa hambatan.
Lalu, berdasarkan hasil koordinasi dengan tuan rumah Porprov serta seluruh cabang olahraga, progres persiapan secara keseluruhan sudah berada di angka 70 hingga 80 persen.
"Tahapan untuk tahapan secara keseluruhan hasil pembicaraan kami dengan tuan rumah Porprov dan pembicaraan kami dengan cabor, itu 70-80 persen sudah siap," kata Gianto saat ditemui di kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Komisi V DPRD Jawa Barat Tinjau Stadion Patriot, Pastikan Kota Bekasi Siap Gelar Porprov 2026
Hanya saja Gianto menjelaskan masih terdapat beberapa hal-hal kecil yang saat ini perlu diselesaikan.
Penyelesaian masalah itu nantinya perlu dikomunikasikan dengan KONI tingkat Kabupaten dan Kota, lalu melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
"Hanya hal-hal teknis seperti itulah kira-kira yang harus kami matangkan supaya kita bisa meminimalisir persoalan-persoalan yang bakal muncul, kira-kira itu," jelasnya.
Gianto menuturkan, kendala yang masih ditemui di sejumlah daerah tidak bersifat krusial dan dipastikan tidak akan mengganggu jalannya Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Diantaranya persoalan yang saat ini muncul lebih mendominasi berkaitan dengan kesiapan masing-masing daerah dalam memberangkatkan atlet untuk mengikuti ajang tersebut.
"Saat ini beberapa kendala di daerah itu berkaitan tentunya persoalan persiapan pemberangkatan atlet, yang hari ini berkaitan dengan persoalan-persoalan daerah tentunya," paparnya.
Namun Gianto memastikan usai pihaknya berkomunikasi dengan DPRD Komisi V Jawa Barat, solusi terkait permasalahan dapat terjawab dan diatasi.
Sehingga ia optimistis seluruh persoalan administratif maupun teknis dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Porprov dimula
"Dispora berharap bahwa Komisi V juga bisa ikut mendorong supaya surat-surat ke daerah itu bisa dikomunikasikan dengan daerah sehingga, insyaallah, kendala-kendala itu kecil-kecil, persoalan-persoalan yang tidak akan mengganggu berjalannya Porprov nanti di bulan November," harapnya. (M37)