DPMPTSP Majalengka Gas Kejar Target Investasi Rp 3,6 Triliun: Sekarang Sudah 63,7 Persen
taufik ismail July 08, 2026 11:11 PM

Laporan Kontributor Majalengka Adhim Mubaroq

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Arahan Bupati Majalengka H. Eman Suherman untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi menjadi pemacu semangat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Majalengka.

Di bawah kepemimpinan Kepala DPMPTSP Abdul Ghoni, upaya mengejar target investasi tahun 2026 terus dipercepat.

Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Majalengka telah mencapai Rp2.292.772.514.434 atau sekitar 63,7 persen dari target tahunan sebesar Rp3,6 triliun yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Data tersebut berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Januari–Juni 2026 yang telah disetujui Kementerian Investasi/BKPM hingga Rabu (8/7/2026).

Rinciannya, realisasi investasi pada Triwulan I mencapai Rp996.035.017.280, sedangkan pada Triwulan II hingga 8 Juli 2026 mencapai Rp1.296.737.497.154. Total investasi yang berhasil dibukukan selama semester pertama pun mencapai Rp2,29 triliun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Majalengka, Abdul Ghoni, mengatakan capaian tersebut menjadi modal positif untuk mencapai target investasi hingga akhir tahun.

Sebagai bagian dari percepatan, DPMPTSP menggelar rapat bersama ratusan pelaku usaha, mulai dari pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), usaha menengah hingga perusahaan besar.

Mereka didorong untuk tertib menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) agar seluruh realisasi investasi dapat tercatat secara optimal.

"Kami terus mengajak seluruh pelaku usaha untuk disiplin menyampaikan LKPM. Data yang lengkap akan memberikan gambaran riil mengenai investasi yang masuk ke Kabupaten Majalengka sekaligus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pengembangan investasi," ujar Abdul Ghoni.

Ia mengungkapkan, capaian investasi tahun ini menunjukkan tren yang lebih baik. Pada 2025 lalu, target investasi Kabupaten Majalengka juga dipatok sebesar Rp3,6 triliun, namun realisasinya mencapai Rp3,365 triliun atau sekitar 93,5 persen.

Menurutnya, capaian sebesar 63,7 persen pada semester pertama 2026 menjadi sinyal positif bahwa target investasi tahun ini berpeluang besar tercapai, bahkan bisa melampaui realisasi tahun sebelumnya apabila tren pertumbuhan terus terjaga.

Abdul Ghoni menegaskan, investasi bukan sekadar mengejar nilai rupiah, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Sejalan dengan arahan Bupati Majalengka H. Eman Suherman, peningkatan investasi diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya penyerapan tenaga kerja, menurunnya angka pengangguran, hingga meningkatnya daya beli masyarakat.

"Harapan kami, investasi yang terus tumbuh akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula peluang kerja yang tercipta, daya beli masyarakat meningkat, dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka menjadi semakin positif. Ini sejalan dengan visi Bupati Eman Suherman untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae," katanya.

Baca juga: DPMPTSP Majalengka Kejar Target Investasi Rp3,6 Triliun pada 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.