3 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Metro Tangerang Kota, Bawa Kunci T dan Ngaku Mau Beraksi
Abdul Rosid July 09, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota menggagalkan dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan menangkap tiga pria yang diduga hendak beraksi di wilayah Kota Tangerang, Banten.

Ketiga terduga diamankan saat patroli rutin dini hari di kawasan Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 02.06 WIB.

Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah alat yang diduga biasa digunakan untuk membobol kunci sepeda motor, termasuk tiga anak kunci T dan satu gagang kunci T.

Baca juga: Polisi Bongkar Gudang Rokok Ilegal di Kabupaten Serang, Puluhan Ribu Bungkus Disita

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, mengatakan penangkapan berawal ketika Tim 1 Presisi Sat Samapta yang dipimpin Iptu Try Sartoto melaksanakan patroli dalam Program Jaga Jakarta+.

Saat berpatroli, petugas melihat tiga orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa mereka.

"Mereka dicurigai hendak melakukan aksi curanmor setelah petugas menemukan sejumlah alat yang diduga biasa digunakan untuk membobol kunci sepeda motor," ujar Jauhari kepada awak media, Rabu (8/7/2026).

Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial A (24), DS (28), dan AA (23).

Selain tiga anak kunci T dan satu gagang kunci T, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu kunci kontak sepeda motor Honda, dua unit telepon seluler, serta satu unit sepeda motor Honda Vario merah yang digunakan para terduga saat berkeliling.

Setelah diamankan, ketiga pria beserta barang bukti langsung diserahkan kepada petugas piket Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

"Ketika diinterogasi di lokasi, mereka mengaku hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor dan berencana membeli narkotika jenis sabu," ungkapnya.

"Pengakuan tersebut tentu akan kami dalami melalui proses penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui sudah berapa lali beraksi dan jaringannya siapa saja," paparnya.

Sementara itu Iptu Try Sartoto menerangkan, patroli dini hari terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menekan angka kriminalitas yang meresahkan masyarakat khususnya aksi curanmor.

Menurut dia, digalakkannya patroli malam sampai dini hari merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mencegah kejahatan sebelum terjadi.

Masyarakat pun diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas, terutama saat memarkir kendaraan.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melapor melalui layanan Kepolisian apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan," ucapnya.

"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.