Manchester United telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang kedua mereka pada bursa transfer musim panas ini.
Direktur sepak bola United, Jason Wilcox, menghabiskan lebih dari satu bulan mencoba meyakinkan West Ham United untuk menurunkan harga Mateus Fernandes. Namun, The Hammers tetap pada penilaian mereka dan akhirnya menjual gelandang asal Portugal tersebut ke Tottenham Hotspur.
Setelah gagal menggaet Fernandes, United kemudian mengalihkan perhatian mereka ke Chelsea untuk merekrut gelandang berbakat klub London tersebut. Berbeda dengan negosiasi sebelumnya dengan West Ham, kali ini United bergerak cepat dan berhasil menuntaskan kesepakatan besar tersebut.
Menurut laporan David Ornstein dari The Athletic, Manchester United telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk merekrut Andrey Santos.
United akan membayar biaya transfer sebesar £48 juta ditambah bonus £2 juta yang mudah dicapai untuk mendapatkan jasa Santos. Selain itu, Chelsea juga mempertahankan klausul penjualan ulang sebesar 10 persen untuk gelandang muda yang dinamis itu.
Pemain asal Brasil berusia 22 tahun tersebut juga telah menyetujui persyaratan pribadi dengan United dan telah diberikan izin oleh Chelsea untuk melakukan perjalanan demi menyelesaikan proses transfer.
Santos diperkirakan akan mengikuti jejak rekan senegaranya, Ederson, menuju Old Trafford, setelah INEOS juga mencapai kesepakatan penuh dengan Atalanta.
Chelsea merekrut Santos, yang dikenal sebagai gelandang box-to-box tangguh, dari Vasco da Gama dengan biaya sekitar £18 juta pada tahun 2023. Ia tampil impresif selama masa pinjaman di klub Prancis, RC Strasbourg, pada musim 2024–25.
The Blues sangat menghargai kemampuan Santos, tetapi sang pemain muda ingin mendapatkan posisi utama secara reguler, sesuatu yang tampaknya sulit terwujud di London setelah Moises Caicedo memperpanjang kontrak jangka panjangnya.
Musim lalu, Santos tampil sebanyak 43 kali untuk Chelsea di semua kompetisi, mencatatkan tiga gol dan empat assist.
Direktur perekrutan United, Christopher Vivell, sangat mengenal potensi Santos karena pemain asal Brasil tersebut merupakan salah satu rekrutan pertama Chelsea di bawah pengawasan Vivell ketika ia masih bertugas di Stamford Bridge.