Penggemar Inggris Habiskan Tabungan £10.000 untuk Ajak Kakek ke Piala Dunia FIFA, Lalu Uang Itu Tiba-Tiba Kembali Setelah Kemenangan
Aurora Nightingale July 09, 2026 01:00 AM

Piala Dunia FIFA 2026 sedang berlangsung dan antusiasme penggemar terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia ini benar-benar luar biasa. Dari menempuh perjalanan ke berbagai negara hingga mengorbankan seluruh tabungan hidup, para penggemar melakukan berbagai cara agar bisa menyaksikan pertandingan secara langsung dan menandai momen seumur hidup di daftar impian mereka.

Di antara mereka ada seorang cucu yang penuh kasih yang rela menghabiskan seluruh tabungannya demi membawa sang kakek menonton pertandingan tim nasional Inggris. Jacob Allmendinger, berusia 21 tahun, berasal dari North Ferriby di East Yorkshire, yang sepanjang hidupnya sering diajak oleh kakeknya, Geoff Golliker, 79 tahun, untuk menonton pertandingan klub Tigers.

Sejak kecil, Allmendinger telah menabung sebesar £10.000 selama beberapa tahun dengan tujuan membeli rumah sendiri. Namun kali ini, ia memutuskan untuk menggunakan uang tersebut membawa kakeknya ke Piala Dunia. Ia berhasil mendapatkan tiket untuk dirinya dan sang kakek, yang mengaku merasa "sangat bahagia." Ia berkata, “Saya bisa mendapatkan kembali uang saya kapan saja. Di usia saya sekarang, saya masih bisa menunda membeli rumah dua atau tiga tahun lagi. Tapi saya tidak akan pernah punya kesempatan untuk pergi ke Piala Dunia bersama kakek saya lagi. Kami sangat akrab, lebih seperti sahabat daripada kakek dan cucu.”

Keduanya menjadi sensasi viral di internet saat melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat dan Meksiko. Mengetahui kisah mereka, kasino kripto asal Amerika Serikat bernama Metawin berjanji melalui media sosial X akan mengembalikan uang tersebut jika Inggris berhasil mengalahkan Republik Demokratik Kongo.

Setelah Inggris menang 2-1, perusahaan itu menepati janjinya, membuat Jacob terkejut. “Saya benar-benar tak menyangka, itu adalah tindakan yang luar biasa,” katanya.

“Awalnya saya tidak percaya, jujur saja, sampai saya memeriksa rekening bank dan uang itu benar-benar ada. Saya benar-benar terkejut,” ujar pemuda berusia 21 tahun tersebut setelah menerima uangnya usai kemenangan Inggris atas Republik Demokratik Kongo di Atlanta.

Kini, keduanya menjadi terkenal. “Kami sering dikenali orang. Saat kami di New York, ada seseorang yang menghampiri dan berkata, ‘Kalian ini yang sedang berkeliling, kan?’ Itu sungguh luar biasa,” kata Golliker.

Allmendinger mengaku telah menerima banyak pesan positif secara daring. “Saya pikir kisah ini menyentuh hati banyak orang. Ada yang menghubungi saya, bercerita bahwa mereka telah kehilangan kakek-nenek mereka dan berharap bisa melakukan hal serupa. Hal itu membuat kami semakin menghargai waktu yang kami miliki bersama,” ujarnya.

Sejak tiba di New York, keduanya telah berkeliling ke berbagai kota untuk mengikuti perjalanan tim Inggris. Mereka bepergian ke Atlanta, Georgia untuk pertandingan melawan Republik Demokratik Kongo dan ke Stadion Azteca untuk menyaksikan kemenangan 3-2 atas tuan rumah bersama, Meksiko. Kini, mereka bersiap menuju Miami untuk pertandingan perempat final Inggris melawan Norwegia pada hari Sabtu. “Itu adalah pertandingan yang hanya terjadi sekali dalam satu generasi. Melihat kemiripan dengan tahun 1966 saat kami terakhir kali mengalahkan Meksiko di Piala Dunia dan kemudian menjadi juara, membuat kami sangat bersemangat untuk sisa perjalanan ini,” kata penggemar muda itu.

Terkait uang yang dikembalikan, Allmendinger mengatakan bahwa ia berencana untuk menyimpannya hingga mereka pulang. “Kami bisa saja pergi ke Kejuaraan Eropa [2028], saya bisa membeli rumah, apa pun bisa terjadi. Rasanya luar biasa memiliki banyak pilihan,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.