TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026 di Kabupaten Karimun resmi berakhir pada Rabu (8/7/2026) malam.
Kontingen Tanjungpinang tampil sebagai juara umum POPDA X Kepri 2026 dengan raihan 31 medali emas, 28 perak, dan 30 perunggu atau total 89 medali.
Acara penutupan berlangsung di GOR Indoor Badang Perkasa, Karimun.
Acara penutupan digelar setelah pertandingan final cabang olahraga bola voli Putra antara Kota Batam melawan Lingga.
Terpantau ratusan masyarakat memadati GOR Badang Perkasa, kursi Kursi penonton penuh dengan masyarakat dan juga Kontingen dari Kabupaten/Kota.
Turut hadir juga Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Karimun beserta Bupati atau perwakilan dari masing-masing Kabupaten/kota se-Kepri, juga Forkopimda se-kepri.
Wakil Gubernur Kepri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan POPDA X Kepri di Kabupaten Karimun.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah untuk melihat potensi atlet-atlet muda yang nantinya dapat membawa nama Provinsi Kepri ke tingkat nasional hingga internasional.
"Dari POPDA ini bisa dilihat bibit-bibit atletnya. Kedepannya mereka diharapkan bisa mewakili Provinsi Kepulauan Riau ke kancah nasional maupun internasional," ujarnya.
Ia mengatakan, tidak ada evaluasi besar terhadap pelaksanaan POPDA X Kepri karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik sesuai kemampuan para atlet dan kesiapan panitia penyelenggara.
Dalam ajang tersebut, Kota Tanjungpinang berhasil keluar sebagai juara umum POPDA X Kepri 2026. Capaian tersebut dinilai cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak banyak diprediksi.
Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu menghasilkan bibit-bibit unggulan dalam menghadapi POPDA berikutnya.
Wakil Gubernur Kepri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang telah sukses menjadi tuan rumah.
"Saya ucapkan selamat kepada Pak Bupati, terima kasih Pak Bupati Karimun," katanya.
Sementara itu, Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Kepri yang telah menunjuk Karimun sebagai tuan rumah POPDA X Kepri 2026.
"Tentunya sebagai tuan rumah ada kelebihan dan kekurangan. Kami mohon maaf apabila masih ada kekurangan."
"Mudah-mudahan silaturahmi antar kabupaten/kota tetap terjaga dan melalui kegiatan ini masyarakat luar semakin mengenal Karimun," ujar Ing Iskandarsyah
Terkait hasil yang diraih kontingen Karimun, Bupati Karimun mengatakan pelaksanaan POPDA menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan di sejumlah cabang olahraga.
Menurutnya, perolehan medali Karimun pada POPDA X Kepri mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Namun, masih terdapat beberapa cabang olahraga yang perlu mendapat perhatian lebih, salah satunya atletik.
"Pada cabor atletik banyak medali emas yang diperebutkan. Ini menjadi salah satu evaluasi kita ke depan bagaimana Karimun bisa lebih kuat di cabang-cabang olahraga lainnya," katanya.
Bupati Karimun juga mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri agar cabang olahraga karate dapat dipertandingkan pada POPDA tahun 2028 mendatang karena dinilai memiliki potensi menghasilkan medali.
Dalam penutupan POPDA X Kepri 2026 tersebut, Kabupaten Natuna resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan POPDA XI Kepri berikutnya.
( tribunbatam.id/fairozzamani )