Prediksi Skor Timnas Prancis vs Maroko Piala Dunia 2026, Daftar Tokoh Kaltim yang Jagokan Les Bleus
Briandena Silvania Sestiani July 09, 2026 09:08 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Laga besar akan tersaji pada babak perempat final Piala Dunia 2026 saat Timnas Prancis menghadapi Maroko di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Pertandingan Prancis vs Maroko menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar ketika Les Bleus berhasil mengalahkan Atlas Lions dengan skor 2-0 sebelum akhirnya melaju ke partai final.

Kini Prancis vs Maroko kembali dipertemukan dalam situasi yang sama-sama menjanjikan pertandingan sengit. 

Prancis datang dengan status sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia, sementara Maroko kembali menjadi harapan terbesar benua Afrika setelah mampu melanjutkan performa impresifnya di turnamen empat tahunan tersebut.

Baca juga: Midtown Coffee Balikpapan Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Siapkan Program Sarapan untuk Temani Nonton

Laga ini juga menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur.

Sejumlah pejabat daerah, anggota legislatif, aparat kepolisian hingga tokoh masyarakat secara terbuka menyatakan dukungan mereka kepada Timnas Prancis.

Mayoritas menilai skuad asuhan Didier Deschamps memiliki komposisi pemain paling lengkap dibandingkan negara peserta lainnya sehingga diyakini mampu kembali menembus semifinal bahkan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Prancis Melaju Sempurna ke Babak Delapan Besar

Perjalanan Les Bleus menuju babak perempat final berlangsung sangat meyakinkan.

Prancis menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan kemenangan atas Senegal 3-1, Irak 3-0, serta Norwegia 4-1 sehingga mengumpulkan sembilan poin sempurna dan keluar sebagai juara Grup I.

Memasuki fase gugur, Prancis tidak menemui kesulitan berarti ketika mengalahkan Swedia 3-0. Dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola membawa mereka melaju ke babak berikutnya.

Ujian terberat hadir ketika menghadapi Paraguay.

Meski menguasai jalannya pertandingan hingga 76 persen penguasaan bola serta menciptakan lebih banyak peluang, Prancis harus menghadapi permainan disiplin Paraguay yang menerapkan blok pertahanan rendah, memperlambat tempo pertandingan, hingga berupaya membawa laga menuju adu penalti.

Pertahanan rapat Paraguay membuat serangan Prancis beberapa kali menemui jalan buntu.

Namun pada akhirnya Les Bleus memperoleh hadiah penalti yang sukses dieksekusi Kylian Mbappe menjadi gol semata wayang kemenangan.

Skor 1-0 cukup membawa Prancis lolos ke babak perempat final menghadapi Maroko.

Sepanjang turnamen, Les Bleus telah mencetak 13 gol dan hanya kebobolan sedikit gol, memperlihatkan keseimbangan antara lini depan dan lini belakang.

Maroko Kembali Ukir Sejarah

Di sisi lain, Maroko kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

Atlas Lions mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Brasil sebelum mengalahkan Skotlandia 1-0 dan Haiti 4-2.

Tujuh poin membawa mereka finis sebagai runner-up Grup C.

Pada babak 32 besar, Maroko harus melewati drama adu penalti melawan Belanda setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Pasukan Mohamed Ouahbi menang 3-2 dalam adu penalti.

Momentum tersebut berlanjut ketika menghadapi tuan rumah bersama Kanada pada babak 16 besar.

Maroko tampil dominan dan menang 3-0 melalui dua gol Azzedine Ounahi serta satu gol tambahan Soufiane Rahimi.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Atlas Lions sekaligus mengantarkan mereka menghadapi ujian terbesar melawan Prancis.

Rekor Pertemuan Masih Milik Les Bleus

Secara statistik, Prancis masih unggul jauh atas Maroko.

Dari enam pertemuan sebelumnya, Les Bleus meraih empat kemenangan.

Maroko baru sekali mengalahkan Prancis, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Satu-satunya pertemuan mereka di ajang resmi terjadi pada semifinal Piala Dunia Qatar 2022.

Saat itu Prancis menang 2-0 melalui gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani.

Les Bleus kemudian menjadi runner-up setelah kalah dramatis dari Argentina di partai final, sedangkan Maroko mengakhiri turnamen sebagai peringkat keempat sekaligus tim Afrika pertama yang mampu mencapai semifinal Piala Dunia.

Kondisi Pemain Kedua Tim

Menjelang pertandingan ini, Maroko dipastikan kehilangan Ismael Saibari yang mengalami cedera hamstring saat menghadapi Kanada.

Bek Chadi Riadi juga masih diragukan tampil akibat mengalami masalah pada lutut.

Di kubu Prancis, Aurélien Tchouaméni diperkirakan absen karena mengalami cedera paha.

Meski demikian, kedalaman skuad Les Bleus dinilai mampu menutup kekosongan tersebut.

Prediksi Susunan Pemain

Prancis

Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne; Manu Kone, Adrien Rabiot; Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola; Kylian Mbappe.

Maroko

Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Bouaddi; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Soufiane Rahimi.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.

Maroko dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin serta sangat efektif ketika melakukan transisi menyerang melalui kreativitas Brahim Diaz dan kecepatan Rahimi.

Namun Prancis memiliki kualitas individu yang lebih lengkap.

Kombinasi Mbappe, Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola hingga Desire Doue mampu menghadirkan ancaman dari berbagai sisi lapangan.

Selain itu, lini belakang yang dikawal William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde serta Mike Maignan membuat pertahanan Les Bleus menjadi salah satu yang paling solid sepanjang turnamen.

Jika mampu menjaga disiplin menghadapi serangan balik Maroko, Prancis dinilai memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke semifinal.

Prediksi skor Sportskeeda: Prancis 2-1 Maroko.

Daftar Tokoh Kaltim yang Menjagokan Prancis

Selain menjadi favorit para pengamat sepak bola dunia, Timnas Prancis juga mendapat dukungan luas dari sejumlah tokoh di Kalimantan Timur.

  • Sekda Kutai Kartanegara Sunggono

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, menyebut Prancis sebagai tim paling konsisten sepanjang turnamen.

Menurutnya, gaya bermain Les Bleus sangat terorganisir, cepat, namun tetap elegan.

"Menurut saya, Prancis memiliki gaya main yang soft dan tidak kasar. Penguasaan bolanya bagus, kecepatannya pun mumpuni. Yang paling penting, dari awal hingga akhir pertandingan, permainan mereka sangat konsisten," ujar Sunggono.

Ia menilai keseimbangan permainan menjadi keunggulan utama Prancis dibanding negara lain.

  • Anggota DPRD Balikpapan La Isa Hamisah

Anggota DPRD Balikpapan Fraksi PKS, La Isa Hamisah, juga menjagokan Prancis.

"Saya menjagokan Timnas Prancis karena permainan mereka lebih dominan dan memiliki penyerang mematikan seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele."

Menurutnya, kedalaman skuad menjadi faktor penting yang membuat Prancis layak difavoritkan menjadi juara.

  • Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar

Kapolresta Samarinda mengaku mendukung penuh Les Bleus.

Menariknya, pemain favoritnya bukan Mbappe, melainkan Michael Olise.

"Saya jagokan Prancis. Idola saya itu Michael Olise."

Ia bahkan berharap partai final mempertemukan Prancis melawan Spanyol.

"Kalau final saya maunya Prancis lawan Spanyol, dan Prancis juara."

  • Lurah Kariangau Singgih Aji Wibowo

Lurah Kariangau Balikpapan mengaku sudah lama menyukai sepak bola Prancis.

Selain kualitas pemain, kecintaannya terhadap Arsenal serta Arsene Wenger menjadi alasan dirinya mendukung Les Bleus.

"Kedua, saya memang penggemar Arsene Wenger, mantan pelatih Arsenal yang berasal dari Prancis dan pernah membina banyak bintang Prancis."

Ia berharap Prancis mampu mengikuti jejak Arsenal yang baru meraih gelar Liga Inggris.

  • Kabag Prokopim Setda Paser Abdul Kadir Sambolangi

Kabag Prokopim Setda Paser memprediksi Prancis akan menjadi juara Piala Dunia 2026.

"Prediksi saya di piala dunia kali ini, Prancis akan keluar sebagai juara dan mengangkat trofi kemenangan."

Ia mengidolakan trio lini depan Prancis.

"Dembele itu kelihatannya seperti sembarang menendang, tapi bolanya tetap masuk ke gawang. Selama ada Dembele, saya yakin Prancis juara."

  • Wakil Ketua DPRD Paser Hendrawan Putra

Hendrawan Putra mengaku telah mendukung Prancis sejak Piala Dunia 1998.

Menurutnya, Les Bleus selalu memiliki pemain-pemain elite di berbagai generasi.

"Timnas Prancis punya lini depan yang sangat tajam. Kylian Mbappe adalah sosok yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja."
Ia juga optimistis kombinasi Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele mampu membawa Prancis kembali menjadi juara dunia.

  • Kreator Konten Bamz Hariawan

Kreator konten sepak bola asal Balikpapan, Bamz Hariawan, juga memberikan dukungan kepada Prancis.

Sebagai penggemar Real Madrid, ia mengikuti kiprah Kylian Mbappe yang kini menjadi andalan Los Blancos sekaligus kapten Timnas Prancis.

"All in Prancis."

Menurut Bamz, skuad Prancis menjadi salah satu yang paling lengkap di Piala Dunia 2026 sehingga layak dijagokan mengangkat trofi.

 Prancis Masih Menjadi Favorit

Di bawah kepemimpinan Didier Deschamps, Prancis kembali menunjukkan kualitas sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Skuad Les Bleus dihuni pemain-pemain yang tampil reguler di klub-klub elite Eropa, mulai dari Mike Maignan di bawah mistar, William Saliba dan Dayot Upamecano di lini belakang, Aurélien Tchouaméni, Adrien Rabiot, serta N'Golo Kante di lini tengah, hingga Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, Desire Doue, dan Marcus Thuram di sektor penyerangan.

Performa impresif sepanjang turnamen, rekor pertemuan yang lebih baik atas Maroko, serta dukungan dari berbagai kalangan, termasuk sejumlah tokoh di Kalimantan Timur, semakin memperkuat posisi Les Bleus sebagai favorit untuk melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Apabila mampu mengatasi perlawanan disiplin Atlas Lions, Prancis akan menghadapi pemenang laga Spanyol melawan Belgia pada babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung di Dallas pada Rabu, 15 Juli 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.