Usai Pedagang Direlokasi, Bahu Jalan Abdul Malik Pattana Endang Dipenuhi Sampah
Abd Rahman July 09, 2026 10:47 AM

 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Kondisi bahu Jalan Abdul Malik Pattana Endang, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang menjadi akses menuju Kantor Gubernur Sulbar, kini dipenuhi  sampah yang berserakan Pada Kamis (9/7/2026).

Pantauan wartawan Tribun-Sulbar.com berbagai jenis sampah berserakan di bahu jalan, tepat di kawasan pendakian menuju kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat itu, mulai dari sampah plastik hingga sampah rumah tangga yang sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Lokasi itu sebelumnya digunakan oleh warga sebagai tempat untuk berjualan para pedagang ikan dan sayur mayur.

Baca juga: Gegara Pemangkasan Anggaran, Jalan Rusak di Sampoang-Pamulukang Mamuju Dicoret dari Program

Baca juga: Di Tengah Penjagaan Ketat Rumah Jampidsus, Polri Temukan Harta Rp476 Miliar di Sentul

Namun, para pedagang telah ditertibkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu dengan alasan kawasan itu dinilai kumuh, menyebabkan kemacetan, dan mengganggu pengguna jalan.

Ironisnya, setelah para pedagang direlokasi, kawasan tersebut justru berubah menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

Abdul Rahman, warga yang tinggal di sekitar lokasi mengatakan praktik pembuangan sampah di kawasan itu sudah berlangsung cukup lama.

"Sudah lumayan lama orang dilarang berjualan di situ. Sekarang banyak orang buang sampah kalau malam di sana," kata Abdul Rahman kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, setelah penertiban dilakukan, sebagian pedagang berhenti berjualan, sementara sebagian lainnya memilih pindah ke lokasi lain.

"Ada yang berhenti berjualan, ada yang pindah," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa alasan pemerintah saat melakukan penertiban adalah untuk mengurangi kemacetan, terutama pada jam-jam pulang kantor.

"Katanya karena macet kalau orang pulang kantor," tuturnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.