Daftar 12 Lokasi Penggeledahan Polisi terkait 3 Kasus, termasuk Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Amalia Husnul A July 09, 2026 12:09 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Rabu (8/7/2026) malam, Tim Gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri ​dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi berbeda di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Daftar 12 lokasi yang digeledah polisi terkait dengan tiga kasus korupsi termasuk salah satunya dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU. 

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, penggeledahan yang dilakukan 12 lokasi tersebut termasuk bagian dari tindakan hukum untuk mengumpulkan barang bukti. 

Berikut 12 lokasi yang digeledah menurut Kombes Budi adalah:

Baca juga: Dugaan Korupsi Batu Bara, Isu Kafe yang Digeledah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah, Kata Polda

  1. Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan
  2. Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
  3. PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
  4. PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara
  5. PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat
  6. Rumah Sdr. MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan
  7. Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
  8. Kantor/Grup DMG / CP, Kuningan, Jakarta Selatan
  9. PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan
  10. Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan
  11. Rumah Sdri. MILDK, Apartement Pacific Place, Jakarta Selatan 
  12. Sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
     

Alasan Penggeledahan

Penggeledahan tersebut terkait dengan tiga kasus yang melibatkan kasus batu bara PT PLN (Persero), kasus di PT Asabri (Persero), dan kasus di PT Krakatau Steel. 

"Polri dalam hal ini Kortas Tipidkor Polri terus melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap perkara yang menjadi atensi Bapak Presiden Republik Indonesia," kata  Kakortas Tipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan dua laporan polisi yang saat ini ditangani pihaknya.

Menurut Victor, laporan pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan/atau TPPU yang melibatkan oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam proses penanganan perkara PT Asabri (Persero) dan/atau Asuransi Jiwa Jiwasraya pada kurun waktu 2020 hingga 2025.

Laporan kedua berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan/atau TPPU dalam proses penyelesaian utang atau kewajiban PT CBS kepada PT KNI yang diduga melibatkan pegawai negeri atau penyelenggara negara pada periode yang sama.

Rumah Jampidsus Dijaga Personel TNI

Di tengah rangkaian penggeledahan tersebut, perhatian publik juga tertuju pada kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Jalan Radio I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pada Rabu malam, rumah tersebut terpantau dijaga sejumlah personel TNI bersenjata lengkap.

Beberapa personel mengenakan baret ungu dan baret hijau serta berjaga di sekitar gerbang rumah.

Namun, hingga kini dugaan tersebut belum terkonfirmasi.

Upaya konfirmasi kepada Febrie Adriansyah juga disebut belum memperoleh tanggapan.

Penyidikan gabungan yang dilakukan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya masih terus berlangsung hingga Kamis (9/7/2026) sini hari.

Polisi menegaskan proses penelusuran aset (asset recovery) dan pengumpulan alat bukti akan terus dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Baca juga: Inilah 3 Modus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU yang Disebut Picu Blackout di Sejumlah Wilayah

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.