Groundbreaking Blok Masela, Ratusan Brimob dan Personel Polda Maluku Asah Taktik Pengamanan VVIP
Ode Alfin Risanto July 09, 2026 04:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/7/2026) pagi, dipenuhi ratusan personel kepolisian yang akan diterjunkan mengamankan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.

Personel dari Satuan Brimob Polda Maluku, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit), hingga sejumlah satuan tugas lainnya mengikuti Latihan Pra Operasi Pengamanan Groundbreaking PSN Blok Masela Tahun 2026.

Latihan ini merupakan pematangan kesiapan menghadapi agenda kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026.

Latihan yang dipimpin langsung Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.

Baca juga: Terima Audiensi Ombudsman, Gubernur Maluku Tegaskan Komitmen Perbaiki Layanan Publik

Baca juga: Perselingkuhan Guru di SMA N 23 SBB, Berteman, Jatuh Cinta Hingga Dinikahi, Istri Sah Menangis

Seluruh personel disiapkan agar memiliki pemahaman, pola bertindak, dan prosedur yang sama dalam pelaksanaan pengamanan berstandar Very Very Important Person (VVIP).

Ratusan personel mengikuti pengarahan dan pembekalan mengenai pola pengamanan VVIP, koordinasi lintas satuan, hingga kesiapan menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi saat pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Latihan pra operasi ini tidak hanya menjadi ajang pengecekan kesiapan personel, tetapi juga menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, serta memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar operasi.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengatakan latihan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polda Maluku dalam mengawal salah satu agenda pembangunan paling strategis di Indonesia.

Menurutnya, seluruh personel dipersiapkan melalui latihan yang realistis dan terukur agar mampu menjalankan tugas secara profesional saat operasi pengamanan berlangsung.

"Groundbreaking Blok Masela merupakan momentum penting yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan investor internasional. Oleh karena itu, Polda Maluku mempersiapkan seluruh personel melalui latihan yang realistis, terukur, dan sesuai standar operasi VVIP agar pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Rositah.

Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya berfokus pada pengawalan fisik, tetapi juga mencakup deteksi dini terhadap potensi gangguan, penguatan koordinasi lintas instansi, hingga pendekatan humanis kepada masyarakat guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Rositah juga mengajak masyarakat Maluku ikut menjaga stabilitas keamanan menjelang pelaksanaan groundbreaking serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, mendukung kelancaran Groundbreaking PSN Blok Masela, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan investasi, percepatan pembangunan nasional, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa pengamanan Groundbreaking Blok Masela memiliki tingkat prioritas yang sangat tinggi karena direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia.

Menurut Kapolda, seluruh personel yang terlibat wajib menerapkan standar pengamanan VVIP dengan prinsip zero tolerance terhadap kesalahan.

Ia juga mengingatkan agar setiap personel mampu mengantisipasi berbagai potensi ancaman, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, aksi sabotase, ancaman terorisme, hingga kemungkinan unjuk rasa yang dapat mengganggu jalannya agenda kenegaraan.

Kapolda menekankan pentingnya deteksi dini, penguatan fungsi intelijen, koordinasi lintas instansi, serta soliditas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur pendukung operasi agar pengamanan berjalan efektif.

Groundbreaking PSN Blok Masela sendiri menjadi salah satu agenda strategis pemerintah karena diyakini akan mempercepat pengembangan sektor energi nasional, meningkatkan kepercayaan investor, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Melalui latihan pra operasi di Lapangan Tahapary ini, Polda Maluku memastikan seluruh personel, termasuk pasukan Brimob dan satuan pendukung lainnya, berada dalam kondisi siap menjalankan pengamanan maksimal demi menyukseskan agenda nasional tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.