Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Suasana senyap di kawasan Auri, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire, mendadak berubah menjadi mencekam.
Warga setempat dikejutkan oleh penemuan sosok mayat pria yang terbujur kaku di dalam kamar sebuah rumah.
Suasana di sekitar lokasi seketika diselimuti kengerian bercampur kepanikan saat kabar duka tersebut menyebar dari mulut ke mulut.
Peristiwa mengerikan ini terungkap pertama kali ketika seorang saksi mencoba memanggil korban, namun, tidak ada jawaban.
Baca juga: Mimika Targetkan Regulasi Pengelolaan Air Freeport Rampung 2026
Rumah yang biasanya menampung aktivitas itu mendadak hening, menyisakan firasat buruk yang mengiris hati.
Penasaran sekaligus didera rasa takut, saksi memutuskan untuk memeriksa ke dalam kamar.
Di sanalah, di balik pintu yang tertutup, pemandangan menyedihkan sekaligus menegangkan tersaji.
Dimana saksi melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa, dan terbujur kaku di atas tempat tidurnya tanpa sempat meminta pertolongan.
Menerima laporan darurat yang menggegerkan warga tersebut, personel Polres Nabire bergerak cepat menembus kecemasan kota.
Baca juga: Mimika Kirim 14 Atlet Taekwondo Rebut Medali Kapolri Cup 2026
Tim Inafis Satreskrim Polres Nabire bersama personel piket yang dipimpin oleh IPDA Yudha P. Dinata Ambarak langsung merangsek ke lokasi kejadian.
Garis polisi segera dibentangkan, memisahkan kerumunan warga yang penasaran dari ruang gelap tempat korban tergeletak terakhirnya.
Petugas yang mengenakan pakaian pelindung langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menegangkan.
Petugas mengumpulkan setiap jengkal petunjuk, dan mengorek keterangan dari para saksi yang masih syok.
Suasana makin dramatis saat proses evakuasi berlangsung.
Baca juga: Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Dipindah ke Distrik Walesi, Dipersingkat Dua Hari
Dengan sangat hati-hati, jenazah pria tersebut diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong mayat, lalu dilarikan ke RSUD Nabire untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Meski penemuan ini menyisakan aura mistis dan mengerikan bagi warga sekitar, hasil pemeriksaan awal dari tim medis dan kepolisian di lokasi justru memicu teka-teki baru.
IPDA Yudha mengungkapkan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
"Saat ini, Polres Nabire masih melakukan penyelidikan dan pendalaman intensif guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban," kata IPDA Yudha dalam rilis pers yang diperoleh Tribun-Papua.com, Kamis, (9/7/2026).
Kini, kamar sunyi di kawasan Auri itu menyisakan tanda tanya besar yang belum terjawab.
Baca juga: Banyak Kendaraan Luar Daerah Picu Kepadatan SPBU Jayapura, Polisi Siaga Lakukan Pengamanan
Di sisi lain, pihak keluarga korban yang terpukul mencoba tegar menghadapi kenyataan pahit ini.
"Mereka telah menerima penanganan dari petugas dan berencana membawa jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan," ujarnya.
Guna meredam ketakutan dan spekulasi liar yang mulai beredar di tengah masyarakat, IPDA Yudha mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi hoaks.
"Seluruh proses penanganan sejauh ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif," pungkasnya.(*)