TRIBUNTRENDS.COM - Brankas rahasia yang ditemukan di dalam rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian publik setelah diketahui memiliki sistem keamanan berteknologi tinggi.
Brankas tersebut ditemukan penyidik tersembunyi di balik dinding salah satu kamar di lantai dua saat proses penggeledahan berlangsung.
Untuk membukanya, polisi bahkan harus meminta bantuan seorang ahli kunci karena tingkat pengamanannya tidak dapat ditembus dengan cara biasa.
Setelah berhasil dibuka, petugas menemukan tujuh koper yang berisi emas batangan dan uang tunai dalam jumlah fantastis.
Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengungkapkan barang bukti yang diamankan berupa 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, nilai keseluruhan aset tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.
Selain menyita isi brankas, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen penting, telepon seluler, hingga foto keluarga yang diduga berkaitan dengan pemilik rumah.
Seluruh barang bukti itu kini menjadi bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Rumah mewah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul, tersebut diketahui menjadi salah satu lokasi penggeledahan tim gabungan kepolisian.
Temuan brankas berisi aset bernilai ratusan miliar rupiah itu pun menjadi salah satu pengungkapan terbesar dalam operasi penyidikan yang tengah berlangsung.
Baca juga: Terungkap Isi Brankas Rumah Mewah Pemilik Toko Emas di Nganjuk yang Digeledah Polisi
Totok merinci dalam koper berisi 74 kilo emas batangan, 4.767.300 dollar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dollar Singapura (SGD), dan uang Rp 100 juta.
"Estimasi total dalam rupiah Rp 476 miliar," kata Totok.
Selain brankas, penyidik juga menyita dokumen, hingga foto keluarga diduga merupakan pemilik rumah.
"Kita juga melakukan penyitaan dokumen termasuk handphone, beberapa foto keluarga diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan," katanya.
Brankas terdapat di balik dinding kamar lantai dua.
Baca juga: Kejanggalan Kematian Ermanto Usman, Duga Bukan Perampokan, Brankas Utuh, Diancam saat Tangani Kasus
Pintu brankas dibobol Roy, warga Ciawi, Kabupaten Bogor.
Dia merupakan ahli kunci.
"Lagi rebahan, kaget saya dipanggil polisi jam 21.30 WIB. Sama Polres Bogor dipanggil ditelepon disuruh datang ke sini," katanya.
Saat itu Roy diminta untuk membantu membongkar brankas.
"Suruh bantu katanya ada kerjaan bongkar brankas," katanya.
Ia mengaku tak mengalami kesulitas dalam membobol pintu brankas.
"Oh gak ada (kesulitan), langsung aja. 15 menitan," katanya.
Roy menggunakan mesin gerinda untuk memotong engsel kunci.
"Pokoknya gerak aja, langsung digerinda, langsung dibuka," katanya.
Baca juga: Terungkap Isi Brankas Rumah Mewah Pemilik Toko Emas di Nganjuk yang Digeledah Polisi
Sebagai ahli kunci dan berpengalaman membuka brankas, Roy mengungkap jenis yang ada di rumah Sentul merupakan yang terbaik.
"Brankas khusus, merek bagus. Brankas canggih, brankas mahal. Istimewa itu," katanya.
Dia menaksir harga pintu brankas tersebut berkisar Rp 20 jutaan.
"Ukurannya satu meteran, kurang lebihnya 1,5 meter x 80," katanya.
Ia merinci bahwa brankas memiliki sistem keamanan canggih.
"Sistem keamananya bagus," katanya.
Baca juga: Terungkap Isi Brankas Rumah Mewah Pemilik Toko Emas di Nganjuk yang Digeledah Polisi
Brankas terbuat dari baja dua lapis.
"Bajanya sekitaran dua lapis, baja tapi yah bukan besi," katanya.
Selain bahan baja, brankas dilengkapi dua sistem kunci.
"Pakai kombinasi sama kunci manual," katanya.
Menurutnya pemilik memasang pintu brankas untuk menutup ruangan.
"Dalam tembok itu. Jadi cuma pintu brankas, jadi dalamnya tembok, ruangan. Bukan brankas pada umumnya. Ruangannya 1 meteran, mirip gudang," katanya,
Ia memastikan di dalam ruangan dengan pintu baja tersebut terdapat koper.
"Isinya koper-koper aja. Gak masuk ke dalam kan saya, cuma lihat dari luar saja," kata Roy.
(TribunTrends/TribunnewsBogor.com)