153 Pasangan di Bangka Barat Ajukan Perceraian Sepanjang 2026
Ajie Gusti Prabowo July 09, 2026 09:50 PM

MENTOK, BABEL NEWS - Pengadilan Agama Mentok, Bangka Barat, mencatat sepanjang tahun 2026, ada 153 perkara perceraian yang mayoritas disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Jumlah tersebut terdiri dari cerai gugat sebanyak 121 perkara dan cerai talak 32 perkara. 

Sedangkan sepanjang tahun 2025, angka perceraian yakni berjumlah total sebanyak 333 perkara yang terdiri dari 259 perkara cerai gugat dan 74 perkara cerai talak.

Juru Bicara Pengadilan Agama Mentok, Iman Herlambang Syafruddin mengungkap, di tahun 2025 dan 2026 ini, sebab perceraian tersebut masih didominasi oleh hal yang sama, yakni perselisihan dan pertengkaran terus menerus. "Untuk paling banyak memang faktor penyebabnya karena perselisihan dan pertengkaran terus menerus," kata Iman Herlambang Syafruddin, Rabu (8/7).

Sedangkan sisanya disebabkan oleh faktor lain seperti meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, KDRT, judi dan lain-lain. "Kenapa banyak di faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus itu, karena dia mencakup semua permasalahan rumah tangga itu," jelasnya.

Permasalahan di rumah tangga yang dimaksud tergolong kompleks seperti faktor ekonomi, kecanduan judi online (judol), mabuk-mabukan, KDRT hingga selingkuh yang pada ujungnya membuat terjadinya perselisihan dan pertengkaran terus menerus.

Lebih lanjut, perceraian tersebut didominasi pada pasangan dengan rentan usia 20 sampai 35 tahun. "Berdasarkan pengalaman saya menyidangkan di lapangan, sekitar 60-70 persen itu di usia 20-35 tahun paling banyak (bercerai-red)," jelasnya.

Iman Herlambang Syafruddin menyebut, pada tahun 2026 ini, diproyeksikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Mentok mencapai 400-an perkara gugatan dan permohonan. "Total 400-an perkara gugatan dan permohonan dalam satu tahun ini. Itu berkaca dari tahun lalu, mungkin ada penambahan sekitar 1 sampai 2 persen, paling banyak 10 persen, tidak signifikan. Dan harapannya turun dari tahun lalu," ujarnya. (u2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.