PDAM Tirta Bangka Siapkan Program Hibah Sambungan Air Gratis, 2.000 Warga Sudah Daftar
Ajie Gusti Prabowo July 09, 2026 09:50 PM

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangka, saat ini tengah melaksanakan program bantuan hibah sambungan air minum gratis bagi masyarakat. Program ini ditujukan untuk mempermudah akses air bersih bagi warga, yang belum memiliki sambungan air di rumahnya.

Direktur PDAM Bangka, Abdi Nursahri, menjelaskan program ini bersifat terbuka dan tidak dibatasi oleh kategori tertentu. Selama calon penerima manfaat memiliki rumah yang telah terdaftar, mereka dapat mengajukan permohonan.

"Siapa saja boleh, baik itu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun rumah tangga biasa, selama rumahnya ada dan pemiliknya jelas," kata Abdi Nursahri, Kamis (9/7).

Pihaknya tidak melakukan pendataan secara langsung. Proses pendataan dan verifikasi diserahkan kepada pihak lingkungan setempat yakni RT dan RW. Pihak RT dan RW berperan sebagai pihak yang mendata warganya, yang berminat untuk melakukan pemasangan sambungan air baru.

"Sampai saat ini sudah hampir 2.000 yang mendaftar. Namun, kami masih membuka pendaftaran hingga tanggal 15 Juli mendatang," jelasnya.

Diakuinya, program yang telah berjalan sejak dua tahun lalu, merupakan inisiatif pemerintah melalui APBN. Mengenai target penerima, pihaknya menargetkan sekitar 2.000 sambungan rumah.

Meski telah mendekati target, pihak PDAM masih membuka kesempatan bagi warga yang ingin mendaftar. Peran PDAM dalam program ini adalah sebagai pelaksana teknis, yang memanfaatkan aset infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah. Pihaknya bertanggung jawab untuk mengoperasikan dan memastikan pemanfaatan, berjalan dengan baik bagi masyarakat.

"Saya hanya menerima barang hasil pembangunan pemerintah, lalu saya manfaatkan. Jadi, saya tidak memegang anggaran spesifik terkait program ini," ungkapnya.

Pihaknya juga melakukan langkah strategis dengan mengoptimalkan pompa air yang lebih besar. Langkah ini diambil sebagai respons atas adanya bantuan dari pemerintah pusat, yang membawa penambahan sekitar 2.000 pelanggan baru.

"Kami memiliki kewajiban untuk memastikan pelanggan mendapatkan tekanan air yang sesuai, sampai ke keran mereka. Tidak mungkin kami menyediakan air bagi pelanggan tapi kondisinya seperti orang kencing, sedikit sekali," tegasnya.

Sebelumnya, PDAM Tirta Bangka menjamin pasokan dan layanan air bersih untuk masyarakat di wilayahnya tetap dalam kondisi aman dan terkendali selama musim kemarau. Hal ini disampaikan Direktur PDAM Tirta Bangka, Abdi Nursahri usai peresmian atau launching co-billing retribusi sampah di halaman Kantor PDAM Tirta Bangka, Rabu (8/7) siang.

"Insya Allah aman. Saya sudah menjabat di sini (Bangka, red) selama 3 tahun ya, malahan lebih parah dari tahun pertama dan kedua. Belum ada cerita pagi ini, daerah sini tutup. Nah, siang baru daerah sini ditutup belum ada cerita," tegas Abdi Nursahri.

Ia menjelaskan, PDAM Tirta Bangka saat ini masih berada dalam kondisi idle capacity. Artinya, perusahaan masih memiliki kapasitas produksi yang belum terpakai sepenuhnya. "Masih banyak kapasitas kita 60 persen air diolah, baru kita terpakai per kapasitas pasang sekarang itu baru 60-an persen. Berarti 30 persen itu ada, jadi saya dengan sisa itu bisa memasang ke pelanggan baru," ujarnya.

Dirinya juga mengakui sumber air baku yang digunakan PDAM Tirta Bangka berasal dari beragam wilayah yang ada di Kabupaten Bangka. "Banyak kalau di Sungailiat itu sumbernya dari Merawang sini sama dengan Pemali, Belinyu itu ada di Pasir Merah namanya. Banyak daerah lainnya kayak di Bakam ada juga, saya lupa namanya," ucapnya.

Ia menyebutkan, ada belasan ribu pelanggan yang terdata pengguna air minum PDAM Tirta Bangka. "Ada 15 ribu," ujarnya. (v1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.