Ibu-Ibu Geruduk Tiga Rumah di Batang Hari, Pernah Digerebek Polisi Terkait Sabu
Mareza Sutan AJ July 09, 2026 10:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Tiga rumah digeruduk bergantian pada Rabu (8/7/2026) sore.

Puluhan ibu-ibu itu mendatangi tiga rumah di Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.

Aksi tersebut dipicu keresahan warga terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Tiga rumah yang didatangi warga diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkotika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 70 ibu-ibu secara bergelombang mendatangi tiga lokasi yang berada di RT berbeda sejak sore hari.

Meski sempat menimbulkan ketegangan di lingkungan sekitar, aksi penyampaian aspirasi tersebut berlangsung tertib dan tidak berujung pada tindakan anarkis.

Kepala Desa Rantau Kapas Mudo, Arwinsyah, membenarkan adanya aksi yang dilakukan puluhan ibu-ibu sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan peredaran sabu di wilayah tersebut.

"Memang betul ada aksi dari ibu-ibu yang merasa tidak nyaman terkait maraknya peredaran sabu. Namun, ibu-ibu yang berjumlah sekira 70 orang tersebut berasal dari warga Desa Pelayangan.

"Hal ini memang kelanjutan dari kejadian di Pelayangan tersebut," katanya, Kamis (9/7/2026).

Tiga Rumah di Dua RT

Ia menjelaskan aksi tersebut menyasar tiga rumah yang berada di dua rukun tetangga berbeda dan diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

"Kejadian ini terjadi di tiga rumah di beda RT yang diduga pelaku pengedar narkoba.

"Pertama pada pukul empat sore di RT 09, kemudian pada pukul 17.30 berada di RT 06.

"Rinciannya, satu rumah di RT 06 dan dua rumah di RT 09. Meskipun dilakukan oleh puluhan orang, aksi damai ini masih kondusif," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut atas aspirasi warga, pemerintah desa bersama aparat terkait menggelar mediasi guna menjaga situasi tetap kondusif.

"Pada hari ini kami bersama unsur terkait, khususnya dari pihak Kasat Narkoba, sudah melakukan mediasi dan disepakati terkait adanya sanksi sosial," tambahnya.

Sempat Digerebek Polisi

Arwinsyah juga mengungkapkan aparat kepolisian sebelumnya telah melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang dimaksud.

Namun, dari hasil tindakan tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika.

"Diduga pelaku juga sudah dilakukan penggerebekan oleh pihak kepolisian di tempat, namun memang tidak ditemukan barang bukti tersebut. Pelaku juga mengakui bahwa dirinya sudah tidak melakukan hal ini lagi," terangnya.

Ia berharap masyarakat dapat menyampaikan setiap persoalan atau keluhan melalui mekanisme yang telah disediakan agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat.

"Untuk menyampaikan aspirasi warga ke depannya, saya minta untuk diarahkan langsung ke rumah saya," pungkasnya.

(Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

Baca juga: Profil dan Biodata Febrie Adriansyah, Jampidsus Alumni Universitas Jambi Kini Disorot

Baca juga: Daftar 37 Pejabat Pemkab Bungo Dilantik Wakil Bupati Hari Ini

Baca juga: Daftar 82 Pejabat Pemkab Tebo Termasuk Kepala Sekolah Dilantik Bupati Hari Ini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.