Magelang Fair 2026 Digelar, Wali Kota Targetkan UMKM Naik Kelas Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Yoseph Hary W July 09, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang kembali menjadikan Magelang Fair 2026 sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui pameran yang menghadirkan ratusan pelaku usaha, pemerintah ingin memperluas pasar UMKM, mempertemukan pelaku usaha dengan investor, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan keberadaan event ekonomi seperti Magelang Fair memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"UMKM ditopang oleh event. Tanpa event yang terstruktur, UMKM tidak bisa tumbuh. Karena itu Kota Magelang terus berupaya menciptakan event-event yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," ujar Damar saat membuka Magelang Fair 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (8/7/2026) malam.

Damar menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Magelang saat ini mencapai 5,96 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui penguatan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Ruang pertemuan pelaku usaha dan investor

Ia berharap Magelang Fair tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang bertemunya pelaku usaha dengan investor, dunia perbankan, dan berbagai mitra bisnis yang dapat memperluas akses pasar.

"Kami ingin Magelang Fair menjadi tempat lahirnya kolaborasi baru, mempertemukan kreativitas dengan pasar, serta membuka peluang investasi yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kota Magelang," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang, Syaifullah, menjelaskan Magelang Fair 2026 diikuti sekitar 120 stan yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), kementerian dan lembaga pemerintah pusat, pelaku UMKM, perguruan tinggi, perusahaan swasta, hingga peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Pulau Jawa.

Menurutnya, penyelenggaraan Magelang Fair menjadi sarana promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jejaring usaha dan kolaborasi antarpelaku ekonomi.

"Magelang Fair menjadi wadah promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan usaha dan memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Magelang," ujarnya.

Selain pameran produk unggulan daerah, Magelang Fair 2026 juga menghadirkan berbagai program yang dirancang untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Di antaranya business matching antara pelaku usaha dan calon investor, fasilitasi akses pembiayaan melalui perbankan, sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), temu usaha Koperasi Desa Merah Putih, program UMKM Cerdas Digital, pelayanan publik, Magelang Food Festival, pentas seni budaya, hingga pameran sektor pendidikan, industri, dan startup.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi digital pelaku usaha, serta membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Magelang Fair 2026, Pemerintah Kota Magelang menegaskan komitmennya menjadikan sektor UMKM sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi. Dengan mempertemukan pelaku usaha, investor, dunia perbankan, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi, pemerintah berharap lahir peluang usaha baru yang mampu memperkuat daya saing ekonomi Kota Magelang di tingkat regional maupun nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.