Cucu Pendiri NU Harap Muktamar ke-35 di Tambakberas Jombang Berjalan Mandiri dan Bebas Intervensi
Dwi Prastika July 10, 2026 01:22 AM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG - Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.

Satu di antaranya pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, yang menilai keputusan tersebut sebagai kembalinya forum tertinggi NU ke lingkungan pesantren.

Gus Salam menyebut, Tambakberas memiliki nilai sejarah dan kapasitas yang memadai untuk menjadi lokasi perhelatan besar NU.

Ia berharap, Muktamar NU ke-35 dapat berlangsung dengan suasana teduh, bermartabat, serta menghasilkan keputusan yang sesuai aspirasi warga Nahdliyin.

"Alhamdulillah, kami menyambut baik dan gembira atas ditetapkannya Ponpes Tambakberas menjadi tuan rumah Muktamar," kata Gus Salam kepada Tribun Madura Network saat dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (9/7/2026). 

Menurut Gus Salam, Ponpes Tambakberas Jombang memang layak sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar.

Hal itu karena termasuk satu di antara pesantren tertua serta representatif dan bersejarah bagi Nahdlatul Ulama karena merupakan tempat lahir KH A Wahab Hasbullah yang diketahui menjadi tokoh dan salah seorang pendiri NU.

 Ia mendukung keputusan ini, terlebih Muktamar kembali digelar di pesantren.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Tambakberas, PCNU Jombang Gerak Cepat Matangkan Persiapan

Ini selaras dengan rekomendasi Musyawarah Masyayikh di Ponpes Ploso Kediri sebelum pembukaan Munas-Konbes yang merekomendasikan Muktamar di pesantren untuk menjaga ruh pesantren di tubuh NU. 

"Kami sebagai penduduk Jombang tentu ikut bangga karena ditunjuk kembali menjadi tuan rumah setelah tahun 2015, harapan besar akan terselenggaranya Muktamar yang teduh, menyenangkan dan bermartabat," jelas Gus Salam yang merupakan cucu salah seorang pendiri NU KH Bisri Syansuri tersebut. 

Meski begitu, Gus Salam yang sebelumnya telah mendeklarasikan diri untuk menjadi kandidat Ketua Umum PBNU, terus mendorong agar pelaksanaan Muktamar bisa terselenggara dengan baik. Harus sesuai dengan aspirasi murni dari para Nahdliyin. 

"Harapan kami bisa menjadi Muktamar yang mandiri dan transparan, independen serta bebas intervensi," tandas Gus Salam. 

Baca juga: Gus Kikin Jawab Soal Pencalonan Ketum PBNU Jelang Muktamar: Saya Siap tapi Tidak Pernah Minta

Penetapan Venue Muktamar

Forum permusyawaratan tertinggi organisasi ini dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026. 

Dalam rekaman video rapat yang beredar, Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, menyampaikan, seluruh peserta rapat telah menyepakati Pondok Pesantren Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.

Ia menjelaskan, masih tersedia waktu bagi panitia daerah untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan infrastruktur menjelang pelaksanaan Muktamar pada akhir Agustus mendatang.

"Tempat yang telah diputuskan dan disepakati adalah Tambakberas Jombang. Masih ada waktu hingga pelaksanaan pada 27 sampai 31 Agustus, sehingga kebutuhan infrastruktur yang belum selesai masih dapat dipersiapkan," ucap KH Miftachul Akhyar dalam rapat tersebut.

Baca juga: Jelang Muktamar, Alumni Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang Dorong Gus Salam Maju Ketum PBNU

Di akhir penyampaian keputusan, ia berharap kepengurusan PBNU periode saat ini dapat menutup masa baktinya dengan hasil yang baik serta mendapat rida Allah SWT.

Keputusan tersebut juga disampaikan secara resmi melalui keterangan PBNU.

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar NU ke-35, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas merupakan hasil kesepakatan Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.

Menurut Gus Ipul, pesantren yang didirikan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah itu dinilai siap menjadi pusat penyelenggaraan Muktamar yang akan dihadiri delegasi Nahdlatul Ulama dari seluruh Indonesia.

Ia mengajak seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) untuk bersama-sama mempersiapkan pelaksanaan Muktamar ke-35 agar berlangsung lancar serta menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan organisasi.

"Kami mengajak seluruh wilayah dan cabang sebagai peserta Muktamar untuk mensukseskan agenda ini dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemaslahatan bagi jamiyyah di masa mendatang," ujar Gus Ipul dalam keterangan yang diterima Tribun Madura Network.

Sebelum menentukan lokasi pelaksanaan, PBNU terlebih dahulu melakukan survei terhadap sembilan pondok pesantren yang berada di lima provinsi, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatra Barat.

Survei tersebut dilaksanakan pada 4-5 Juli 2026 sebagai bagian dari proses penilaian kesiapan calon tuan rumah.

Hasil survei kemudian menjadi salah satu dasar pembahasan dalam rapat gabungan hingga akhirnya PBNU menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, sebagai tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.