TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 terus berlanjut setelah menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026).
Kylian Mbappe kembali menjadi aktor utama kemenangan Les Bleus dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk membawa Prancis ke semifinal, sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah.
Tim asuhan Didier Deschamps kini tinggal menunggu pemenang duel Belgia kontra Spanyol di babak empat besar.
Penampilan impresif Mbappe sejatinya sudah diprediksi oleh Football Enthusiast Gigih jauh sebelum turnamen dimulai.
Menurutnya, perubahan peran Mbappe sebagai ujung tombak utama membuat ketajaman sang bintang semakin sulit dihentikan.
"Di Piala Dunia sekarang, Mbappe punya peran sebagai pemain nomor sembilan alias target man," ungkap Gigih dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Dibantu pemain sekelas Dembele dan Olise, Mbappe menjadi tumpuan bagi Deschamps," terang Gigih
Prediksi penikmat bola asal Semarang tersebut terbukti di atas lapangan.
Baca juga: Hasil Piala Dunia 2026: Rekor Bono Menguap, Dejavu Prancis Akhiri Dongeng Ajaib Maroko
Mbappe mendapat kesempatan mencetak gol di babak pertama setelah aksinya dihadang bek Maroko.
Namun Mbappe gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya ditepis Yassine Bounou. Meski begitu, kapten Lea Bleus ini bangkit pada babak kedua.
Ia memecah kebuntuan pada menit ke-60 melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut gawang Maroko.
Enam menit kemudian, pemain berusia 27 tahun itu kembali menjadi pembeda setelah memberikan umpan matang kepada Ousmane Dembele yang sukses menggandakan keunggulan Prancis menjadi 2-0.
Maroko sempat mencoba bangkit pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan solid Prancis membuat Atlas Lions gagal menciptakan kebangkitan.
Kemenangan tersebut memastikan Les Bleus lolos ke semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, setelah menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up pada edisi 2022.
Lolosnya Prancis ke semifinal juga diwarnai sederet rekor luar biasa yang kembali ditorehkan Mbappe.
Menariknya, pencapaian tersebut datang hanya dua hari setelah Lionel Messi mencuri perhatian bersama Argentina.
Messi lebih dulu mencatatkan satu gol dan satu assist meski sempat gagal mengeksekusi penalti saat membawa Argentina mengalahkan Mesir di perempat final.
Kini, Mbappe melakukan hal serupa. Ia juga gagal mencetak gol dari titik putih, tetapi mampu bangkit dengan menyumbang satu gol dan satu assist untuk memastikan kemenangan Prancis.
Menurut catatan Opta, dalam 60 tahun terakhir, hanya empat kali seorang pemain mengalami skenario gagal penalti, kemudian tetap mampu mencetak gol dan memberikan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Dua di antaranya bahkan terjadi dalam selang waktu hanya beberapa hari, yakni oleh Messi dan Mbappe pada Piala Dunia 2026.
Namun, Mbappe melangkah lebih jauh dengan mencatat rekor yang belum pernah diraih pemain lain.
Berkat gol dan assist ke gawang Maroko, ia kini mengoleksi delapan gol dan tiga assist atau total 11 keterlibatan gol di Piala Dunia 2026.
Jumlah tersebut melampaui pencapaiannya pada Piala Dunia 2022 yang menghasilkan delapan gol dan dua assist.
Mbappe menjadi pemain pertama sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 1966, yang mampu mencatat sedikitnya 10 keterlibatan gol di dua edisi Piala Dunia berbeda.
Catatan itu sekaligus menjadikannya satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu mempertahankan produktivitas luar biasa di dua turnamen Piala Dunia secara beruntun.
Bahkan, total 11 kontribusi gol yang dibukukannya pada edisi 2026 menjadi yang tertinggi dalam satu Piala Dunia sejak legenda Jerman, Gerd Muller, mencatat 13 keterlibatan gol (10 gol dan tiga assist) pada edisi 1970.
Tak hanya itu, Mbappe kini juga semakin mendekati Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Bintang Prancis tersebut telah mengoleksi 20 gol di ajang Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari Messi yang berada di posisi teratas dengan 21 gol.
Selain memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan delapan gol, Mbappe juga menjadi motor utama lini serang Prancis yang tampil sangat produktif sepanjang turnamen.
Sementara itu, gol Ousmane Dembele ke gawang Maroko membuatnya mengoleksi lima gol di Piala Dunia 2026.
Ia menjadi pemain Prancis ketiga yang mampu mencetak lima gol dalam satu edisi Piala Dunia setelah Just Fontaine dan Mbappe.
Di level tim, keberhasilan menembus semifinal juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Les Bleus.
Prancis kini telah delapan kali mencapai semifinal Piala Dunia, menyamai catatan Brasil sebagai negara dengan jumlah semifinal terbanyak kedua sepanjang sejarah.
Hanya Jerman yang masih berada di atas keduanya dengan 12 penampilan di empat besar.
Dengan Mbappe yang terus mencetak rekor dan lini serang yang semakin tajam, Prancis kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
(Tribunnews.com/Tio)