TRIBUNBEKASI.COM, GAMBIR- Cek titik demo Jakarta yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat hari ini, Jumat (10/7/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ada tiga aksi demo yang digelar hari ini.
Ada tiga titik demo yang berpotensi menyebabkan kemacetan.
Aksi kali ini datang dari mahasiswa hingga pecinta hutan.
Demo digelar pagi hingga siang hari. Demo dijadwalkan digelar mulai pukul 10.00 WIB, 11.00 WIB dan 13.00 WIB.
Tribunners khususnya warga Karawang, Bekasi dan Kota Bekasi bisa yang hendak menuju Jakarta bisa memanfaatkan informasi ini untuk mengatur perjalanan agar mencapai tujuan tepat waktu.
Demo datang dari Komisi Konservasi Kehutanan Indonesia.
Mereka akan menggelar aksi di depan Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, yang merupakan kantor Kementerian Kehutanan RI.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
"Pukul 0.00 WIB unjuk rasa dilakukan oleh Komisi Konservasi Kehutanan Indonesia. Mereka akan menggelar aksi di kantor Kementerian Kehutanan RI," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, pada Jumat (10/7/2026).
Demo kedua datang dari Pemuda Anti Korupsi
Mereka akan menggelar aksi di kawasan Monas.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 11.00 WIB.
Demo ketiga datang dari Mahasiswa dari perguruan tinggi Islam.
Mereka akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 WIB.
Untuk mengamankan jalannya demonstrasi sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Erlin menjelaskan, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.
Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta jumlah massa yang hadir.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn.