Pemerintah Aceh Gandeng Dispersip Gelar GAM di Pidie, Dorong Budaya Literasi
IKL July 10, 2026 09:22 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia | Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM,SIGLI- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Dispersip Aceh menggandeng Dispersip Kabupaten Pidie menggelar Gerakan Aceh Membaca atau GAM 2026, di Aula SMPN 2 Sigli, Rabu (25/6). 

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.15 hingga 13.00 WIB, diikuti seratusan peserta dari pelajar, mahasiswa, guru, pegiat literasi dan masyarakat umum.

GAM itu dikemas dalam bentuk diskusi panel dan talkshow, dengan sasaran meningkatkan budaya baca. Juga memperkuat literasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi era digital.

arsip pidie_100726
Peserta mengikuti Gerakan Aceh Membaca digagas Dispersip Aceh bersama Dipersip Pidie, di SMPN 2 Sigli, Kamis (9/7/2026). FOR SERAMBINEWS.COM

Baca juga: Pemkab Pidie Gelar Pasar Murah di-10 Kecamatan, Ini Jenis Barang Dijual 

" Saat ini, membaca menjadi kebutuhan penting di era digital. Literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi kemampuan memahami, menganalisis, hingga memaknai informasi secara benar," kata Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr Zulkifli, SPd MPd, Kamis (9/7/2026).

Dikatakan, ia mengapresiasi kepada Pemkab Pidie yang menunjukkan perkembangan positif dalam bidang literasi. Sebab, sesuai data tahun lalu, Tingkat Kegemaran Membaca atau TKM  Pidie berada di atas Provinsi Aceh.  Sesuai data BPS, Kabupaten Pidie mencatat angka 64,96. Sementara Provinsi Aceh berada di angka 59,23. 

" Ini menjadi prestasi membanggakan, sekaligus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan budaya baca di tengah masyarakat,” tegasnya.  

Staf Ahli Bupati Pidie Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia, Mauliza, SHI MSi, menyebutkan, terimakasih kepada Pemerintah Aceh karena melaksanakan GAM, yang sejalan dengan Misi Bupati Pidie Sarjani abdullah – Alzaizi.  Yakni, Pidie Caroung dan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Dikatakan, Pemkab Pidie terus berkomitmen memperluas budaya baca hingga ke pelosok gampong, melalui layanan perpustakaan keliling.
Juga pengembangan perpustakaan gampong, hingga penguatan kolaborasi dengan sekolah, Kementerian Agama, dan komunitas literasi. 

Baca juga: Pemkab Pidie Jaya Usulkan Perbaikan Sarana di Tujuh Gampong, Kini Tim PRRP Lakukan Verifikasi

Kehiatan itu untuk mendukung Program TAPUGA Pidie, yang melahirkan Generasi Emas Pidie yang unggul dan gemar membaca.

Seorang pematri memberikan penjelasan seputar Gerakan Aceh Membaca, di SMPN 2 Sigli, Pidie, Kamis (9/7/2026). FOR SERAMBINEWS.COM
Seorang pematri memberikan penjelasan seputar Gerakan Aceh Membaca, di SMPN 2 Sigli, Pidie, Kamis (9/7/2026). (for serambinews/Muhammad Nazar)

Kepala Dipersip Pidie, Turno Junaidi, mengatakan, tiga narasumber dari kalangan akademisi mengisi kegiatan tersebut. Adalah Muhammad Syawal Djamil, SSos Gr MPd CEd CMT.

Selanjutnya, Dosen Universitas Ubudiyah Indonesia, Saprina Siregar, SPdI MPd dan Dosen USK Banda Aceh, Dr Herman RN, SPd MPd.

" Sesi diskusi berjalan dinamis dan interaktif. Sebab, suasana diskusi diwanai dengan pertanyaan dari sejumlah peserta," kata Kadispersip Pidie.

Gemar Membaca

Bunda Literasi Pidie, Ny Rohana Razali Sarjani, STP, menjelaakan, Dispersip Aceh telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pidie sebagai tuan rumah Gerakan Aceh Membaca tahun 2026. 

" Kita semua harus jadikan Pidie sebagai kabupaten yang gemar membaca, melalui Gerakan Aceh Membaca diharapkan semakin kuat ekosistem literasi yang berkelanjutan," tulis Ummi Rohana melalui pesan singkat via sms. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.