Kemenko PM Dorong KKN Gentaskin Percepat Pengentasan Kemiskinan di NTT
Eflin Rote July 10, 2026 11:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., mendorong Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gentaskin Batch II menjadi bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Abdul Haris menyampaikan hal tersebut saat mewakili Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dalam acara pelepasan KKN Tematik Gentaskin Batch II yang berlangsung di Kabupaten Kupang, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi agenda prioritas nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

“Program ini menempatkan mahasiswa sebagai agen pemberdayaan yang mengabdi langsung bersama masyarakat desa dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, melalui penguatan ekonomi keluarga, peningkatan kapasitas kelembagaan desa, dan pendampingan sosial-ekonomi masyarakat,” ujar Abdul Haris.

Ia mengatakan, pada Batch II Tahun 2026, KKN Tematik Gentaskin diikuti oleh 2.319 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Indonesia.

Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 100 desa sasaran yang tersebar di 13 kabupaten di Provinsi NTT, yakni Kabupaten Alor, Belu, Flores Timur, Kupang, Malaka, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara.

Baca juga: BK DPRD TTU Minta Masyarakat Sabar Menanti Putusan Etik Soal Dugaan Intimidasi Dokter Icha 

Selama masa pengabdian, mahasiswa akan menjalankan program melalui lima klaster kegiatan tematik pemberdayaan masyarakat.

Kelima klaster tersebut yakni edukasi gizi dan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM desa, peningkatan sanitasi lingkungan dan akses air bersih, literasi dan pendidikan keluarga, serta penguatan kelembagaan masyarakat dan inovasi lokal.

Abdul Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi yang telah mendukung pelaksanaan Program Gentaskin.

Ia berharap kehadiran mahasiswa di 100 desa sasaran dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam meningkatkan kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah di lapangan.

“Besar harapan kami, semangat pengabdian yang dimulai hari ini akan tumbuh menjadi kontribusi nyata di 100 desa sasaran, tempat mahasiswa GENTASKIN menemukan ruang untuk berkarya, berinovasi, dan turut membangun kemandirian masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tutur Abdul Haris.

Acara pelepasan KKN Tematik Gentaskin Batch II turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, para kepala daerah se-NTT baik secara langsung maupun daring, jajaran pejabat tinggi madya dan pratama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta mahasiswa peserta KKN. (nov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.