BOLASPORT.COM - Adam Przybek menceritakan pengalamannya bermain di Indonesia bersama Persib, ia mengaku kagum dengan Kota Bandung usai dilepas klub berjulukan Maung Bandung itu.
Kiper asing asal Wales, Adam Przybek, mengenang masanya di Persib Bandung dengan manis.
Przybek datang dari Liga Wales pada awal musim 2025/26 sebagai kandidat kiper utama Persib.
Namun saat musim berjalan, produk akademi West Brom itu justru kalah bersaing dengan kiper lokal.
Bukan saja Przybek kalah saing dari Teja Paku Alam sebagai nomor satu, ia juga terdegradasi dari tim utama.
Pelatih Bojan Hodak lebih memilih Fitrah Maulana sebagai backup goalkeeper.
Lantas pada putaran kedua, Hodak bahkan mencoret Przybek dari skuad yang didaftarkan ke Super League dan memasukkan sosok 44 tahun Made Wirawan.
Alhasil, Przybek hanya melakoni satu penampilan di ajang resmi selama satu musim bersama Persib.
Setelah musim berakhir, manajemen Persib memilih melepas Przybek.
Przybek tak berhasil seperti kiper asing pendahulunya di Stadion GBLA, Kevin Ray Mendoza.
Pekan lalu, Przybek menceritakan pengalamannya bermain di Indonesia kepada media Goalkeeper.com.
Mulanya, ia memilih berkarier abroad karena kesempatan minim di Liga Inggris.
Klub kasta bawah Liga Inggris ia sebut lebih memilih meminjam kiper dari Premier League ketimbang mempercayai penjaga gawang belia.
Namun pengalaman minimalis di Persib tak membuatnya berkata buruk pada klub kesayangan Bobotoh itu.
"Kotanya mengagumkan," tutur Przybek kepada Goalkeeper.com (6/7/2026).
"Orang-orangnya luar biasa, mereka sangat ramah, dan mereka melihat Anda sebagai bintang."
Przybek masih berusia 26 tahun, masih banyak waktu untuk membangun karier di tempat lain.
"Semoga saja saya punya 10-15 tahun lagi untuk bermain, tapi saya akan senang jika tetap seperti ini," terangnya.
"Bagi saya, ini adalah tentang menggunakan sepak bola sebagai sarana untuk melihat dunia dan merasakan hal baru."
Adakah klub Liga Indonesia lain yang berminat memakai jasa eks kiper Timnas U-21 Wales?