Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan akan memerangi praktik LGBT di wilayah Jawa Barat.
Pemprov juga akan berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), untuk menindaklanjuti fenomena tersebut agar tidak berkembang.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan, langkah itu akan dibarengi dengan pelibatan masyarakat melalui pelaporan kepada aparat kepolisian, maupun pemerintah daerah.
Baca juga: Banyak Mengandung Konten LGBT, LSF Perketat Aturan dan Cekal Sejumlah Film Festival Luar Negeri
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa kami memerangi yang namanya LGBT di wilayah Jawa Barat, dan kami akan berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah untuk menindaklanjuti, agar fenomena LGBT ini tidak berkembang di Jawa Barat,” ujar Erwan, Kamis (9/7/2026).
Erwan juga menegaskan sikap yang sama berlaku di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN yang terbukti memiliki penyimpangan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Ya, saya mengimbau apalagi kalau ada ASN yang LGBT, kita akan tindak tegas sesuai perundang-undangan dan sanksi paling berat adalah diberhentikan," ucapnya.
Erwan menambahkan, apabila dalam penanganan perkara ditemukan unsur tindak pidana, maka proses hukumnya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.
"Jika ada pelanggaran pidana kami serahkan kepada aparat penegak hukum," katanya.
Baca juga: Ahmad Luthfi Dukung Pencegahan LGBT Lewat Edukasi dan Layanan Konseling