Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Harga sebagian besar bahan kebutuhan pokok (sembako) di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, masih relatif stabil pada Jumat (10/7/2026).
Meski demikian, beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Telur ayam broiler tercatat turun, sedangkan harga tepung terigu naik.
Harga telur ayam broiler turun dari Rp 55.000 menjadi Rp 53.000 per papan atau berkurang Rp 2.000 dibandingkan sebelumnya.
Sebaliknya, harga tepung terigu mengalami kenaikan. Jika sebelumnya dijual Rp 195.000 per karung, kini harganya menjadi Rp 200.000 per karung atau naik Rp 5.000.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat Gandeng Unika Ruteng Susun Studi Kelayakan Jalan Lintas Utara 97 Km
Untuk harga minya goreng, pemilik Toko Widi Mart Borong, Nasrun Sukarda, mengatakan harga minyak goreng masih belum mengalami perubahan.
Minyak goreng merek Valencia, Demora, Sanki, Selvila, dan Lavenia kemasan 4 liter dijual seharga Rp110.000, sedangkan kemasan 5 liter dijual Rp 120.000.
Menurut Nasrun, minyak goreng merek Bimoli sudah tidak tersedia di tokonya selama sekitar dua hingga tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut terjadi karena pasokan dari distributor belum tersedia.
"Kalau minyak goreng Bimoli kami sudah tidak jual sekitar dua sampai tiga bulan karena belum tersedia dari pihak distributor," kata Nasrun kepada TRIBUNFLORES.COM, Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Bahan Bangunan dan Kantong Plastik di Borong Naik, Pedagang Khawatir Daya Beli Warga Turun
Selain minyak goreng, harga gula pasir juga masih stabil. Di tingkat toko, gula pasir dijual seharga Rp 18.000 per kilogram. Sementara itu, harga di pasar maupun kios berkisar Rp 20.000 per kilogram.
Nasrun menjelaskan, secara umum harga bahan kebutuhan pokok masih berada pada kisaran normal. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga.
Salah satunya adalah telur ayam broiler. Harga komoditas tersebut turun dari Rp 55.000 menjadi Rp53.000 per papan atau berkurang Rp 2.000 dibandingkan sebelumnya.
Sebaliknya, harga tepung terigu mengalami kenaikan. Jika sebelumnya dijual Rp195.000 per karung, kini harganya menjadi Rp 200.000 per karung atau naik Rp 5.000.