Wagub Lampung Temui Calon Siswi Sekolah Rakyat di Metro, Beri Dukungan Sebelum Masuk Asrama
taryono July 10, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Kota Metro - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau langsung kediaman Febbiyanti, salah satu calon siswi Sekolah Rakyat asal Kota Metro, di RT 23 RW 05, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, pada Kamis (9/7/2026).

Baca juga: Modus Pelaku Curi HP Saat Acara Perpisahan Sekolah di Pringsewu

Febbiyanti bersama keluarganya saat ini tinggal di sebuah rumah kontrakan di wilayah tersebut.

Kunjungan itu dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada calon peserta didik sebelum diberangkatkan ke Sekolah Rakyat pada 13 Juli 2026.

Pada tahun ini, Kota Metro mengirimkan 13 calon siswa untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Jihan meminta Febbiyanti agar tidak ragu ataupun takut menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. 

Menurutnya, sekolah tersebut menerapkan sistem berasrama (boarding school) dengan lingkungan belajar yang kondusif serta didukung berbagai fasilitas penunjang.

"Di Sekolah Rakyat, anak-anak akan memiliki banyak teman. Lingkungan sekolahnya juga bagus dan luas, dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti fasilitas olahraga serta pembinaan spiritual. Kebutuhan makan pun telah disiapkan tiga kali sehari dan insyaallah terjamin," ujar Jihan, Kamis (9/7/2026).

Jihan menambahkan, seluruh siswa akan mendapatkan pembinaan karakter dan kedisiplinan selama 24 jam dengan fasilitas asrama yang nyaman.

"Tempat tidurnya juga nyaman. Yang terpenting, selama di sana ikuti arahan dari wali asuh, mulai dari bangun pagi, berolahraga, mengaji, melaksanakan salat tepat waktu, hingga membiasakan hidup disiplin," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan yang mewakili Gubernur Lampung juga menyampaikan salam dari Gubernur serta menyerahkan bantuan paket sembako dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Baznas Kota Metro untuk membantu keluarga selama anak mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Pemkot Metro Pastikan Rekrutmen Tepat Sasaran

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, mengapresiasi perhatian langsung dari Wakil Gubernur Lampung.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi calon siswa maupun orang tua yang harus merelakan anaknya tinggal jauh dari keluarga selama menempuh pendidikan di asrama.

Ahmad mengatakan, 13 calon siswa dari Kota Metro yang terpilih telah melalui proses seleksi yang ketat agar program Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran.

"Saya berharap seleksi calon siswa dari Kota Metro untuk Sekolah Rakyat ini benar-benar tepat sasaran. Artinya, siswa yang kita usulkan memang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan," ujar Ahmad.

Ia juga berpesan kepada para orangtua agar terus memberikan motivasi kepada anak-anak mereka.

"Mengingat usia mereka masih muda dan harus berpisah dengan keluarga untuk tinggal di asrama, mereka tentu membutuhkan dukungan dan semangat," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Metro, Silfiana, menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data Kementerian Sosial.

Sebanyak 13 siswa dari Kota Metro dinyatakan lolos seleksi, terdiri atas enam siswa jenjang SMP dan tujuh siswa jenjang SMA.

Silfiana menjelaskan, proses penjaringan dilakukan secara objektif berdasarkan data yang tercantum dalam aplikasi SETARA milik Kementerian Sosial. Meski demikian, masyarakat juga dapat mendaftar secara mandiri melalui platform tersebut.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat di Provinsi Lampung berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur serta melayani jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

"Untuk 13 calon siswa dari Kota Metro ini nantinya akan diberangkatkan ke Sekolah Rakyat di Lampung Selatan. Harapannya, pelepasan peserta dapat dilakukan langsung oleh Wali Kota Metro," pungkas Silfiana.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.